PPKM Mikro Kota Madiun Diperpanjang

Wali Kota Madiun., Maidi

Tak Ada Bukber dan Jamaah Tarawih Dibatasi
Kota Madiun, Bhirawa
Pemerintah Indonesia kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro. Kota Madiun bagian dari Provinsi Jawa Timur juga akan melaksanakan kebijakan yang berlaku per 6 April hingga 19 April 2021.

Kebijakan PPKM Berbasis Mikro itupun berpengaruh terhadap pelaksanaan ibadah di Bulan Suci Ramadhan dan protokol kesehatan harus tetap dijalankan.

“Karena pelaksanaan perpanjangan PPKM Mikro kali ini bersamaan dengan datangnya Bulan Suci Ramadhan, maka pemkot juga akan menerapkan sejumlah kebijakan.

Di antaranya, meniadakan kegiatan buka bersama dan membatasi jamaah yang mengikuti ibadah Shalat Tarawih di masjid,”kata Tak Ada Bukber dan Jamaah Tarawih Dibatasi saat diwawancarai setelah prosesi pelantikan pejabat fungsional di Gedung GCIO Dinas Kominfo Kota Madiun, Senin (5/4).

Lebih lanjut, Wali Kota menjelaskan, buka bersama tidak boleh dilakukan secara berkerumun di satu tempat. Setelah berdoa bersama, hidangan boleh dibawa pulang. Sedangkan, ibadah Shalat Tarawih mengikuti ketentuan jumlah jamaah yang diperbolehkan oleh Pemkot Madiun.

”Aturannya akan kami jabarkan dalam Perwal yang baru. Termasuk, kebijakan selama Bulan Suci Ramadhan juga akan disampaikan di situ. Harapannya, masyarakat bisa memahami dan melaksanakan PPKM Mikro sesuai aturan,” paparnya.

Sementara itu, Kecamatan Taman melaksanakan rapat koordinasi tiga pilar bersama takmir masjid. Dalam kegiatan tersebut, Camat Taman Wahyudi mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan aturan selama PPKM Mikro berlangsung.

”Masukan dari masyarakat mereka meminta aturan yang jelas terkait menyambut Ramadhan. Namun, secara umum kami sampaikan untuk menghindari kegiatan yang menimbulkan kerumunan. Serta, tetap mematuhi protokol kesehatan,” tandasnya. [dar]

Rate this article!
Tags: