PPNI Dorong Pemerintah Vaksin Nakes Secara Merata

Foto: ilustrasi

Surabaya, Bhirawa
Program Vaksinasi tahap pertama telah dimulai pertengahan Bulan Januari lalu. Di tahap ini Tenaga Kesehatan (Nakes) mendapat prioritas pertama karena rentan terpapar Covid 19. Meski begitu, tak sedikit Nakes yang masih belum melakukan vaksinasi karena terbatasnya persediaan vaksin.
Maka Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) mendorong Kementerian Kesehatan agar vaksinasi bisa segera dilakukan pada seluruh Nakes. Hal ini sebagaimana ungkapan Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat PPNI, Harif Fadhillah, vaksin yang dilakukan pemerintah berjalan dengan lancar, tetapi di lapangan Nakes di Fasilitas Kesehatan (Faskes) swasta banyak yang belum selesai.
“Karena di awal banyak fokus di RS Pemerintah, Puskesmas dan RS Swasta terdekat. Mungkin ada kekhawatiran juga vaksin tidak cukup. Karena jumlah Nakes memang banyak. Makanya ada prioritas juga,” jelasnya.
Maka PPNI telah berupaya membantu agar anggotanya dan Nakes di Faskes swasta bisa segera mendapatkan vaksin. Harif juga meminta titik – titik vaksinasi massal diperbanyak. Sehingga lebih banyak Nakes yang bisa mendatangi titik vaksinasi tanpa harus dipersulit secara administrasi.
“Mau gotong royong atau tidak, yang penting semua masyarakat menerima vaksin. Karena hal ini mendorong terjadinya herd imunity. Bagi yang tidak divaksin juga akan merasakan dampaknya,” lanjutnya.
Harif mendorong vaksin pada Nakes segera dituntaskan karena waktu pemberian vaksin harusnya tidak terlalu panjang. Pasalnya setiap vaksin memiliki jangka waktu. Ada yang enam bulan ada yang dua tahun.
“Jika ada Vaksin mandiri juga perlu agar herd immunity ini cepat terjadi,” katanya. [ina]

Tags: