Prabowo-Hatta Bakal Jadi Saingan Berat Jokowi

Prabowo Subianto-Hatta Rajasa

Prabowo Subianto-Hatta Rajasa

Jakarta , Bhirawa
Para pengamat politik menilai pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa paling kompetitif untuk bertarung melawan capres PDI Perjuangan Joko Widodo alias Jokowi.
Koalisi Gerindra dengan PAN dan Demokrat serta PPP dan PKB sangat mungkin mengajukan lokomotif Prabowo-Hatta untuk menarik gerbong kebangsaan dan agama dalam Pilpres nanti.
“Koalisi besar itu diprediksi memantapkan pasangan Prabowo-Hatta Rajasa untuk dicapres-cawapreskan pada Pilpres 9 juli karena lolos memenuhi parliamentary threshold,” kata pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Prof R Siti Zuhro, Selasa (22/4).
Menurutnya, Prabowo dan Hatta Rajasa saling melengkapi dan menjadi saingan berat bagi Jokowi. Keduanya memang kombinasi sipil-militer dan Jawa-luar Jawa. “Prabowo-Hatta merupakan pasangan saling melengkapi yang bisa menjadi lawan tanding setara dengan pasangan Jokowi nanti,” katanya .
Sementara Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi mengakui Hatta sebagai salah satu cawapres yang siap mendampingi Prabowo. “Hatta Rajasa adalah salah satu yang sudah siap jadi cawapres untuk capres kami,” kata Suhardi.
Menurut Suhardi, Prabowo sudah pernah bertemu dengan Hatta Rajasa beberapa waktu lalu. Di sisi lain, Gerindra menunggu pertemuan penting antara Prabowo Subianto dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Pertemuan penting itu memang sangat menentukan pencapresan sang Ketua Dewan Pembina Prabowo.
Pertemuan ini menjadi penting karena sosok SBY saat ini dinilai berada di posisi real king maker bagi terwujudnya duet Prabowo-Hatta. “Posisi SBY sangat menentukan. Sekarang dialah king maker paling berpengaruh dan strategis,” kata pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Indo Barometer M. Qodari.
Partai Amanat Nasional (PAN) menyatakan pengusungan Hatta sebagai calon wakil presiden merupakan harga mati yang akan ditawarkan melalui jalan koalisi bersama partai lain. “Dalam hal ini, kami tawarkan Hatta sebagai cawapres. Itu harga mati,” kata Ketua Komite Pemenangan Pemilu Nasional (KPPN) DPP PAN Joncik Muhammad.
Hatta Rajasa sudah terbukti berpengalaman dan kompeten duduk di pemerintahan sehingga harga mati pengusungan cawapres itu sangat wajar dilontarkan kepada bakal partai koalisi. “Memangnya ada yang lebih kompeten dari Pak Hatta. Dia sudah terbukti dan sempurna,” tegas Joncik.
Dr Saeful Mujani, pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, menyebutkan, koalisi Gerakan Amanat Indonesia beranggotakan Gerindra, PAN, PPP, PKS, dan PBB bakal terbentuk. Menurut Saiful, saat ini Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto juga sudah menjalin komunikasi dengan Ketua Umum PAN Hatta Rajasa. Prabowo juga sudah menjalin komunikasi dengan Ketua Umum PPP Suryadharma Ali. PKS pun sudah terbuka.
Jika koalisi itu terwujud, inilah yang bakal menghadapi Jokowi dan pasangannya dalam pilpres nanti. Menang kalah dalam pilpres adalah hal biasa, yang penting prosesi kompetisi pilpres itu bersih dan bermartabat sehingga demokrasi kita mampu menyuguhkan kehidupan berbangsa bernegara yang pantas dan berharga. [ins]

Tags: