Prajurit Koarmada II Digembleng Pengoperasian MMC dan Secos

Prajurit Koarmada II digembleng dalam latram pengoperasian Enkripsi Multi Mode Cripto (MMC) 3000 dan Security Communication (Secos), Senin (20/7).

Surabaya, Bhirawa
Sebanyak 36 prajurit Koarmada II dari bagian Komunikasi KRI mengikuti latihan keterampilan (Latram) Pengoperasian Enkripsi Multi Mode Cripto (MMC) 3000 dan Security Communication (Secos), Senin (20/7). Lattram TW.III TA. 2020 dibuka oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Elektronika (Diskomlek) Koarmada II, Kolonel Laut (E) Ady Sucipto.

Ady mengatakan, latram dilakukan di ruang kelas Diskomlek Koarmada II. Kegiatan ini dilakukan seiring dengan bertambahnya peralatan di jajaran TNI Angkatan Laut. Sehingga dibutuhkan personel yang memiliki tingkat pengetahuan dan keterampilan yang memadai, agar peralatan yang dimiliki dapat digunakan secara optimal.

“Latihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan dan kemampuan komunikasi TNI AL. Sehingga tercapai pengetahuan dan keterampilan personel pengawak alat Komunikasi Enkripsi MMC-3000 dan Secos,” kata Kolonel Laut (E) Ady Sucipto.

Ady menambahkan, kemampuan ini dibutuhkan dalam melaksanakan tugas operasi. Serta tercapainya tingkat kesiapan gelar sistem dan alat peralatan komunikasi unsur KRI Koarmada II yang dimiliki saat ini maupun yang akan datang.

Masih kata Ady, lattram pengoperasian Enkripsi MMC-3000 dan Secos ini dilakukan secara komprehensif, bertingkat dan berlanjut. Sehingga diharapkan dapat menghasilkan personel-personel yang profesional dalam pengawakan peralatan komunikasi. Dan dapat mewujudkan TNI Angkatan Laut yang berkelas dunia.

“Latram ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Pangkoarmada II, Laksda TNI Heru Kusmanto. Harapannya agar para prajurit meningkatkan kemampuan maupun profesionalitas yang dimiliki di masing-masing bidang. Serta untuk mendukung tugas pokok Koarmada II,” tegasnya.

Pihaknya menekankan kepada seluruh peserta latihan, agar mereka memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Serta dalat mempelajari dan memahami semua materi dalam latihan tersebut. “Butuh konsentrasi dan semangat dalam latihan keterampilan ini. Sehingga apa yang sudah dilatih dapat diterapkan dalam tugas pokok di Koarmada II,” pungkasnya.[bed]

Tags: