Problem Suspensi Dominasi Kendaraan Angkutan

Uji kirLumajang, Bhirawa
Problem perangkat suspensi menjadi dominan penyebab kendaraan angkutan barang dan orang  tidak lolos uji kir yang dilaksanakan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lumajang melalui Unit Pelaksana Tehnis Pengujian Kendaraan Bermotor (UPT PKB).
Hasilnya, dari 2.500 kendaraan angkutan wajib kir yang dilakukan pengujian ada sebagian di antaranya yang tidak lolos. ”Kebanyakan yang tidak lolos karena masalah kelayakan suspensi,” jelas Rochani, Ssos Kepala Dishub Kabupaten Lumajang, kemarin.
Hal ini menyebabkan kendaraan dikembalikan kepada pemiliknya untuk dilakukan perbaikan. Dalam waktu 2 sampai 3 hari, kendaraan sudah harus diuji kembali setelah diperbaiki. Lebih lanjut Rohani mengungkapkan  uji terhadap kendaraan Wajib KIR dilakukan sesuai dengan standarisasinya.
Yang dilakukan pengujian, meliputi kelayakan bodi, sasis, suspensi sampai pengujian emosi terhadap tehnis mesin sampai kelayakan roda atau ban. ”Ketika ditemukan standarisasi tidak layak, maka pemilik kendaraan wajib melakukan perbaikan terlebih dulu dengan batas waktu yang diberikan,” paparnya. [yat]

Tags: