Program Bangun Sejuta Jamban Bergulir di Kodim 0815

Sejumlah anggota Koramil Gondang sedang menggalih tanah bersama warga, guna pembuatan jamban bagi warga kurang mampu. [hasan amin/bhirawa]

Mojokerto, Bhirawa
Program bangun sejuta Jamban untuk warga kurang mampu yang pernah dicanangkan Panglima TNI setahun yang lalu, hingga Bulan Maret 2018 masih terus bergulir. Khususnya di wilayah Kodim 0815 Mojokerto.
Setelah sukses membangun 20 unit di wilayah Kec Mojoanyar, kini giliran Koramil Gondang bakal membangunkan 15 jamban gratis untuk warga kurang mampu di Desa Kebontunggul dan Desa Kemasan Tani, Kec Gondang, Kab Mojokerto.
Ke 15 unit jamban baru ini bakal dibangun terbagi di dua desa, yakni Desa Kebuntunggul delapan unit dan Desa Kemasantani tujuh unit. Program ini merupakan program sanitasi total berbasis masyarakat, yang pelaksanaannya dilakukan melalui Program Bakti TNI Gema Sang Juara, yang dimulai sejak 31 Maret dan direncanakan akhir bulan April 2018 bakal tuntas pembangunannya.
Danramil 0815/18 Gondang, Kapten Inf Sumiarso kepada Bhirawa Rabu (4/4) mengatakan, program ini merupakan program penyediaan sarana sanitasi jamban sehat (hygiene sanitation) berbasis masyarakat.artinya untuk menyadarkan masyarakat untuk stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS).
”Adapun pembangunannya kami menurunkan beberapa anggota Koramil dan Babinsa Kebuntunggul, yakni Pelda Anang Triyanto bersama warga masyarakat, untuk bahu membahu melaksanaan pembuatan jamban di rumah warga setempat, yang diawali dengan penggalian lubang septic tank,” jelas Danramil.
Menanggapi adanya bantuan jamban gratis, Kades Kebuntunggul, Siandik mengatakan, pihaknya sangat senang mendapat bantuan ini untuk warga yang kurang mampu. Mudah mudahan di tahun mendatang ada lagi program serupa di desanya agar masyarakat yang belum memiliki jamban untuk Desa Kebuntunggul yang tinggal beberpa unit bisa terealisasi semuannya. Sehingga kebiasaan warga untuk BAB di sungai telah disudahi. [min]

Tags: