Program JPS, Pemprov Jatim Berikan Jatah 5.000 Penerima Bantuan di Kota Madiun

Tampak warga di Kelurahan Nambangan Lor Kecamatan Manguarjo Kota Madiun yang terdaftar menerima bantuan JPS dari Pemprov Jatim, secara simbolis mengambil bantuan JPS tersebut, Jumat (19/6) seperti dalam foto diatas.(sudarno/bhirawa)

Kota Madiun, Bhirawa
Program bantuan sosial penanganan Covid-19 di Kota Madiun terus bergulir. Kali ini bantuan datang dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui program Jaring Pengaman Sosial (JPS), untuk program bantuan sosial penanganan covid-19 di Kota Madiun. Wali Kota Madiun, Maidi menyerahkan bantuan uang tunai Rp 200 ribu itu secara simbolis kepada penerima di Kelurahan Nambangan Lor, Jumat (19/6).

‘’Bantuan ini dari Pemprov Jatim. Saya harap digunakan secara bijak. Utamanya untuk kebutuhan sehari-hari,’’ kata Wali Kota.

Menurut Wali Kota, Kota Madiun mendapat jatah 5.000 penerima. Pencairan bakal dilakukan secara bertahap. Penyaluran untuk warga di Kecamatan Manguharjo ditargetkan selesai hari ini. Sedang, untuk penerima warga Kecamatan Kartoharjo dijadwalkan Senin lusa dan Selasa untuk Kecamatan Taman. Bantuan bakal diberikan tiga kali.

‘’Yang tahap pertama ini jatah untuk Mei. Nanti yang Juni kita jadwalkan awal Juli dan yang jatah Juli diupayakan sebelum Agustus,’’terangnya.

Pemerintah Kota Madiun tidak bisa serta merta menyalurkan JPS tersebut. Sebab, bantuan merupakan program Pemerintah Provinsi Jatim. Masyarakat penerima diharap bersabar dalam proses penyaluran.

‘’Semua program bantuan pasti akan kita upayakan. Baik yang dari pusat, provinsi, maupun pemerintah kota dan donasi masyarakat. Prinsipnya jangan sampai ada masyarakat Kota Madiun yang kesusahan, khususnya kesusahan masalah bahan makanan selama pandemi,’’katanya.

Dijelaskan oleh Wali Kota, bantuan juga diupayakan merata. Artinya, bantuan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan di luar yang sudah menerima. Masyarakat yang merasa membutuhkan tetapi belum mendapatkan bantuan untuk melapor kepada RT atau pihak kelurahan.

Pemerintah Kota Madiun, lanjutnya, masih memiliki stok bantuan sembako dari hasil donasi masyarakat.

‘’Petugas terus kita minta keliling untuk mencari masyarakat yang membutuhkan. Jangan sampai ada masyarakat yang kesusahan bahan makanan,’’tegasnya. (dar)

Tags: