Program “Siji Omah Siji Pam” Perumdam Tirta Pendalungan Jember Terima Award Winner

Direktur Utama Perumdam Tirta Pendalungan Jember, Ady Setiawan saat meneriman penghargaan Award Winner dari Pusat Penghargaan dan Prestasi Indonesia, Jumat (29/1).

Jember, Bhirawa
Diujung berakhirnya masa periodesasi jabatan sebagai Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Pendalungan Jember, Ady Setiawan kembali mendapat penghargaan Award Winner sebagai TOP CEO PDAM (sekarang Perumdam) dari Pusat Penghargaan dan Prestasi Indonesia.

Melalui program dan inovasi ‘ Siji Omah Siji Pam ” menghantarkan Ady Setiawan menerima penghargaan tingkat nasional bersama beberapa tokoh lainnya seperti Wakil Bupati Wonosoba dan Direktur Perumdam Tirtamarta Yogyakarta di salah satu hotel di Surabaya, Jumat (19/1) malam.

” Malam ini kami mendapat penghargaan sebagai TOP CEO PDAM ( sekarang Perumdam) tahun 2021. Saya bersyukur karena penghargaan ini diberikan diujung masa jabatan periodesasi saya sebagai Direktur Perumdam Tirta Pendalungan Jember. Ini sangat membanggakan, masa periodesasi saya yang pertama ditutup dengan penghargaan yang dipersembahkan kepada masyarakat, pelanggan dan karyawan. Dan yang lebih penting lagi, sebagai kader NU, penghargaan ini diberikan bertepatan dengan usia NU yang ke 95 tahun,” ungkap Ady kemarin.

Menurut Ady, program “Siji omah siji PAM” yang selama ini diterapkan, mampu mengembangkan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam pemenuhan air bersih.” Program “siji omah siji Pam” berprinsip keadilan. Kita melakukan penyisiran, mereka kebanyakan tidak bisa mengakses kebutuhan air bersih karena biaya pemasangannya tinggi. Dengan program ini, kita gratiskan. Sehingga semua lapisan masyarakat, mulai keluarga tanfidz, kader posyandu, keluarga anak stunting, tukang becak, nelayan dan petani bisa menikmati kebutuhan air bersih,” ujarnya.

Diakui oleh Ady, sebaran layanan air bersih di Jember masih jauh dari harapan. Dari 31 Kecamatan yang ada, baru 17 Kecamatan dengan cakupan 41 persen masyarakat yang sudah teraliri air bersih. Sehingga kata Ady, pihaknya harus segera mengejar ketertinggalan itu.

“Ada 14 Kecamatan lagi yang belum. Kedepan, seandainya Pemkab masih memberikan kepercayaan kepada saya lagi, akan saya genjot ketertinggalan itu, sehingga 100 persen KK di Jember terlayani,” tandasnya.

Selain itu, ungkap Ady, masih banyak yang harus dilakukan dalam peningkatan layanan. Salah satunya dengan melakukan reformasi digitalisasi dengan melakukan sistem kontrol menejemen, keuangan, kepegawaian dan administrasi umum maupun sistem pengaliran air kepada pelanggan.

” Disitu nanti akan dibentuk command centre, sehingga disaat ada gangguan saluran, tim Unit Reaksi Cepat (URC) segera melakukan tindakan. Target tahun ini rencana akan ada 6000 sambungan baru,” ungkapnya pula.

Beberapa penghargaan yang sudah diraih oleh Ady Setiawan selama periode pertama, yakni Rangking I pelanggan dibawah 50 ribu pelanggan secara nasional, Rekor MURI pemasangan gratis terbanyak, TOP BUMD dan TOP CEO PDAM 2021.(efi)

Tags: