Provinsi Jawa Timur Siap Tingkatkan Kualitas Wisata dan Budaya

(2019, Kunjungan Wisman Turun)
Pemprov Jatim, Bhirawa
Perkembangan kunjungan Wisatawan Mancanegara (Wisman) ke Jawa Timur dalam kurun waktu tiga tahun terakhir cenderung berfluktuasi. Tahun 2019 jumlah Wisman yang datang ke Jawa Timur, ternyata mengalami turun dibandingkan 2018, sebaliknya tahun 2018 dibandingkan 2017 jumlah wisman meningkat.
Kepala BPS Jatim, Dadang Nardiwan menyampaikan perlunya perhatian dan upaya dari pemerintah daerah dengan memunculkan objek wisata baru yang menarik untuk dikunjungi di Jawa Timur. “Selain gencarnya promosi pariwisata baik tempat, sarana akomodasi, maupun event-event yang dilakukan oleh dinas instansi terkait, perlu mendapatkan prioritas dan perhatian yang lebih baik,” katanya, Selasa (4/2) kemarin.
Menurutnya, jumlah kunjungan Wisman ke Jatim bulan Desember 2019 mencapai 20.546 kunjungan. Angka tersebut turun sebesar 1,13 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang mencapai 20.780 kunjungan. Dibandingkan bulan yang sama tahun 2018, jumlah wisman yang datang ke Jatim mengalami penurunan sebesar 22,79 persen, yaitu dari 26.609 kunjungan.
Secara umum, lanjutnya, pola kedatangan Wisman ke Provinsi Jatim, pada bulan Januari sampai dengan Desember dua tahun terakhir, polanya mirip, namun tahun 2019 masih lebih rendah dibandingkan tahun 2018. Dijelaskannya, untuk tahun 2019, walaupun di April dan Mei cenderung turun, mirip dengan pola 2018, tetapi sampai dengan Agustus kembali meningkat, dan turun di September. Sempat meningkat di Oktober, namun kembali mengalami penurunan di November dan Desember. “Hal ini perlu menjadi perhatian pihak terkait, agar jumlah wisman kembali meningkat pada periode berikutnya,” tambahnya.
Dikatakannya, ada sepuluh negara asal Wisman yang mendominasi kunjungan ke Provinsi Jatim pada Desember 2019 yaitu dari Malaysia, Singapura, Tiongkok, Amerika Serikat, Taiwan, India, Jepang, Thailand, Korea Selatan, dan Australia.
Wisatawan mancanegara dari sepuluh negara utama tersebut mencakup 70,75 persen dari total kedatangan wisman ke Jawa Timur pada Desember 2019. Dari sepuluh negara itu, Wisman berkebangsaan Malaysia menempati posisi tertinggi, yaitu dengan kontribusi sebesar 31,90 persen, diikuti Singapura di posisi kedua dan Tiongkok di posisi ketiga.
Apabila dibandingkan dengan bulan November 2019, kunjungan Wisman dari sepuluh negara utama pada Desember 2019 mengalami penurunan, yaitu dari 14.851 kunjungan menjadi 14.537 kunjungan (turun sebesar 2,11 persen).
Wisman dari Singapura merupakan negara utama mengalami kenaikan terbesar, yaitu naik sebesar 34,80 persen, dari 2.336 kunjungan menjadi 3.149 kunjungan. Sebaliknya kunjungan wisman dari Taiwan mengalami penurunan terbesar, yaitu sebesar 18,72 persen, dari 641 kunjungan menjadi 521 kunjungan.
Secara kumulatif selama Januari-Desember 2019, jumlah wisman mengalami penurunan sebesar 23,91 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu dari 320.529 kunjungan menjadi 243.899 kunjungan.
Sementara itu, wisman dari sepuluh negara utama selama periode tersebut justru mengalami kenaikan sebesar 42,39 persen, dari 117.473 kunjungan menjadi 167.270 kunjungan. Kunjungan Wisman berkebangsaan Malaysia tetap yang terbanyak pada periode Januari-Desember 2019 sebesar 72.338 kunjungan, disusul dari Singapura sebanyak 27.751 kunjungan dan Tiongkok sebanyak 23.930 kunjungan.ut-turut mencapai 15,33 persen dan 9,30 persen.
Sementara, Kepala Disbudpar Jatim Sinarto menyampaikan, kalau kunjungan wisman di Jatim tidak lagi harus mencapai target jumlah yang tinggi, namun Jatim kini lebih memprioritaskan berkualitas wisata dan budaya untuk bisa menarik minat dari wisman agar berkunjung ke Jatim.
“Untuk itu, kami di Jatim baik provinsi maupun kabupaten/kota juga harus mempersiapkan sungguh-sungguh baik destinasi wisata, objek wisata, hingga event yang telah diluncurkan ini. Sehingga wisatawan yang datang benar benar bisa menikmati dan tinggal lebih lama dengan berkontribusi pada banyaknya pengeluaran ketika berkunjung di Jatim ini,” katanya.
Apalagi, pekan lalu Gubernur Jatim juga telah melaunching kalender event Jatim, dan tidak tanggung-tanggung jumlahnya sebanyak 445 event baik diselenggarakan Pemprov Jatim maupun 38 kabupaten/kota di Jatim. Tahun 2019 lalu diperkirakan total wisman di Jatim ada 880 ribu lebih orang dan itu sesuai dengan target. Sedangkan wisnusnya sudah mencapai 71 juta orang.[rac]

Tags: