Proyek Jalan Tol Ruas Jember-Situbondo Diharapkan Libatkan Warga Lokal

Konsultasi publik rencana proyek jalan tol ruas Jember-Situbondo yang diselenggarakan di Pendopo Bupati Bondowoso. (Ihsan Kholil/Bhirawa)

Bondowoso, Bhirawa
Pemerintah Kabupaten Bondowoso menyelenggarakan konsultasi publik rencana proyek jalan tol ruas Jember-Situbondo, Rabu (23/2) di Pendopo Kabupaten setempat, membahas soal rencana teknis awal proyek jalan tol.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktorat Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Jalan Dan Jembatan, Direktorat Jendral Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum Dan Perumahan serta Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat.

Dalam Konsultasi Publik yang menghadirkan sejumlah camat dan kepala desa tersebut, salah satu yang menjadi perhatian adalah pembebasan lahan produktif, lahan kritis dan tempat-tempat publik yang dianggap sakral seperti tempat ibadah dan cagar budaya. Poin-poin tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah agar tidak memunculkan masalah baru di kalangan masyarakat.

Selain itu, diharapkan pula saat pengerjaan mega proyek tersebut bisa juga melibatkan warga lokal terutama para pemuda yang saat ini banyak membutuhkan pekerjaan.

Bupati Salwa Arifin melalui Asisten Administrasi Perekonomian Dan Pembangunan Pemkab Bondowoso, Abdurrahman menjelaskan, jika nantinya terealisasi maka proyek jalan tol akan mendongkrak nama Kabupaten Bondowoso di mata publik luas.

“Barangkali ini dengan dibangunnya jalan tol mungkin nanti akan bisa dikenal lebih lebih luas lagi oleh daerah-daerah yang lain,” katanya.

Dijelaskannya, bahwa proyek jalan tol akan menimbulkan dampak positif dan negatif. Bahkan, juga akan memunculkan persepsi-persepsi terutama oleh para spekulan tanah. Namun begitu, akan ada kajian-kajian dari kementerian dan tim penyusun.

“Pembangunan jalan tol jadi nanti mereka berspekulasi untuk membeli tanah misalnya. Padahal kita masih belum pasti karena ini masih akan melalui pengkajian-pengkajian yang sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan oleh Kementerian,” terangnya. [san.gat]

Tags: