PT Pertamina EP Tinjau Progress Recovery CPP Gundih

Manajemen Asset 4 saat meninjau langsung progress recovery CPP Gundih.

Surabaya, Bhirawa
Asset 4 General Manager PT Pertamina EP, Agus Amperianto didampingi manajemen dari Asset 4 lainnya melihat secara langsung progress recovery yang tengah berlangsung. Fokus Recovery CPP Gundih ini ada di dua bagian utama, yaitu WHRU dan BSRU.

“Alhamdulillah setelah diberlakukan New Normal, dengan tetap memperhatikan protokol pencegahan Covid19 saya bisa meninjau secara langsung progress Recovery CPP Gundih. Sebelumnya dikarenakan penerapan PSBB, saya hanya bisa memantau progress secara Virtual saja”, terang Asset 4 General Manager PT Pertamina EP, Agus Amperianto, Senin (15/6).

Agus menambahkan dalam recovery yang melibatkan sekitar 183 orang tenaga kerja tersebut sudah berada di jalur yang tepat, tahapan pembongkaran dan penurunan WHRU sudah mencapai 80 persen.

“Setelah WHRU berhasil diturunkan, tahapan selanjutnya adalah pelaksanaan Re-analisa struktur menggunakan data hasil metalography WHRU. Ini merupakan bagian dari Assesmen Struktur Thermal Oxidizer,” jelas Agus.

Sementara itu paralel dengan pekerjaan di WHRU, dilakukan Pengujian dan Perbaikan Mechanical, dimana progress Actual mencapai 27 persen atau lebih cepat dari Progress Rencana 15 persen. Progress recovery untuk bagian BSRU, Optimasi BSRU mencapai 68 persen, lebih cepat dari rencana progress 59 persen.

“Saya mengapresiasi kerja tim Recovery, karena progress yang lebih cepat dari Rencana. Saya harap rekan-rekan semua yang terlibat dalam Recovery CPP Gundih tetap memperhatikan protokol pencegahan Covid19, perhatikan aspek Safety, Kesiapan Lifting dan Rigging serta prosedur Lifting Plan agar dipatuhi. Serta kewaspadaan operasi yaitu serangan cuaca panas, potensi dehidrasi dan lajn-lain khususnya kepada pekerja yang bekerja di area ketinggian, agar memperhatikan resiko fatigue dan kelelahan yang bisa mendera para pekerja pada saat bekerja di ketinggian sehingga jangan lupa menggunakan safe body harness dalam bekerja,” pungkas Agus. [riq]

Tags: