PTM di Sidoarjo Direncanakan Bulan Juli

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab Sidoarjo, Drs Asrofi MM, PTM

Sidoarjo, Bhirawa
Pemkab Sidoarjo merencanakan akan memulai Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tahun 2021 ini kepada para siswa, mulai siswa SMP ke bawah, pada Pekan ketiga Bulan Juli mendatang.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab Sidoarjo, Drs Asrofi MM, PTM pada masa pandemi Covid 19 itu untuk pembiasaan pendidikan pada era new normal atau tatanan kebiasaan baru kepada para siswa maupun guru.
“Akan dimulai sedikit demi sedikit, untuk pembiasaan masuk sekolah di era new normal. Karena itu, saat masuk sekolah baik guru dan siswa wajib menjaga Protokol Kesehatan (Prokes). Seperti mencuci tangan dan memakai masker dan menjaga jarak,” kata Asrofi, Kamis (25/3) kemarin.
Bagi siswa yang lupa tidak membawa masker, menurut Asrofi, bisa menerima masker dari sekolah. Pihak sekolah bisa mengambil dana BOS atau biaya operasional sekolah untuk penyediaan sarana Prokes itu.
PTM di era new normal, tentu saja beda dengan PTM sebelum ada pandemi Covid 19. Pada PTM di era new normal, siswa masuk tidak 100%. Tetapi digilir, yakni 25% sampai 50%. Pemberian jam pelajaran juga ada pembatasan.
“Masih belum bisa 100%, namun sementara waktu 2 jam saja dulu, kemudian ditambah dengan melihat kondisi,” lanjutnya.
Asrofi menjelaskan, selama ini para siswa di Kab Sidoarjo tidak melakukan PTM namun melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Mereka melakukannya dengan Daring dan Luring dengan mengirimkan tugas yang diberikan lewat portofolio.
Keputusan menggelar PTM sudah disosialisasikan. Baik kepada pihak sekolah maupun kepada para orang tua siswa. Supaya mereka bisa bersiap – siap. Keputusan ini diambil, sudah ada seia sekata antara pihak eksekutip maupun legislatip. ”Kami diminta supaya berhati – hati saja selama menjalankan PTM ini,” kata Asrofi.
Keputusan untuk menggelar PTM karena selama ini siswa sudah lama tidak berinteraksi dengan pendidik. Padahal pembelajaran di sekolah itu tidak hanya sekedar menerima mata pelajaran saja, namun siswa juga mendapatkan pendidikan etika, karakteristik dan budi pekerti dari para pendidik.
“Namun kita lihat pada kondisi per Juli nanti. Tidak sekarang,” katanya.
Kini kondisi status pandemi Covid 19 di Kab Sidoarjo dalam status zone orange. Tidak ada wilayah kecamatan maupun desa yang sampai berstatus merah. Keputusan menggelar PTM pada Bulan Juli mendatang masih menunggu keputusan Satgas Covid-19 Sidoarjo. [kus]

Tags: