Pustakawan, Kerja Menarik Tak Banyak Dilirik

uploads--1--2011--12--mujibPemprov, Bhirawa
Jabatan pustakawan masih belum banyak menarik perhatian.  Saat ini, di Jatim masih terdapat 450 pustakawan. Jumlah pustakawan itu masih minim dibandingkan jumlah perpustakaan yang ada di Jatim.
Kini Kepala Badan Perpusatakaan dan Kearsipan (Bapersp) Jatim, Drs Mujib Affan MARS menawarkan agar pegawai negeri sipil dilingkungan SKPD bisa menjadi pustakawan. “Idealnya jumlah pustakawan di Jatim sebanyak 1500 orang. Untuk itu, saya tawarkan menjadi pustakawan ini sebenarnya cukup menarik,” katanya, Selasa (4/3).
Bagi PNS, kata Affan,  menjadi pustakawan akan mendapatkan tunjangan jabatan yang nantinya tergantung nomor golongan , pendidikan, kompetensi, dan lama masa kerja. “Masing-masing beda tunjangannya,” katanya.
Selain tunjangan, lanjut Affan, masa kerja menjadi pustakawan cukup panjang. Jika pejabat dilingkungan pemerintah batas maksimal bisa mencapai 60 tahun. Lain halnya dengan pustakawan.
“Kalau pustakawan, masa pensiun mencapai 60 tahun, namun kalau tingkatannya sudah utama maka pensiunnya bisa sampai 65 tahun,” katanya.
Untuk itulah, Affan mengaku, kalau dirinya selalu memprovokasi Pemkab/Kota dan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lainnya. “Setiap ke Kabupaten /kota , saya selalu provokasi mereka agar bisa menambah jumlah pustakawan,” katanya.
Hal Menarik laindi wilayah kerja seorang pustakawan adalah obyek kerja. Tugas kegiatan kerja yang dilakukan oleh pustakawan profesional meliputi menentukan objek kerja perpustakaan. Ini berkaitan dengan hubungan masyarakat, minat pemakai, hubungan dengan pemerintah serta berbagai pertemuan lainnya dengan anggota masyarakat.
Selanjutnya, merumuskan kebijakan perpustakaan dari objek perpustakaan menjadi perencanaan perpustakaan, perencanaan keseluruhan, mempersiapkan perkiraan dan dugaan objek perpustakaan, merencanakan gedung serta pengaturan tempat, mengorganisasikan kegiatan perpustakaan lainnya, mengkoordinasikan atau menyelaraskan kegiatan perpustakaan, pemilihan buku, klasifikasi, tugas referens, bimbingan pemakai, dan temu kembali informasi.
“Menarik dari pekerjaan perpustakaan ini merupakan gabungan dari ilmu pengetahuan, ketrampilan, dan seni. Selain itu, menjadi pustakawan juga merupakan panggilan hati nurani dalam memberikan pelayanan dan mencerdaskan masyarakat supaya lebih pintar. Tidak hanya di pendidikan saja” katanya.  [rac]

Tags: