Putri Indonesia Bisa Kenalkan Batik Pamekasan Go Internasional

Bupati Pamekasan Badrut Tamam, serahkan batik kepada Ketua Dekranasda Jatim, Ibu Arumi Dardak.

Pamekasan, Bhirawa
Ketua Dewan Kerajinan Rakyat Nasional Daerah (Dekranasda) Jatim, Ibu Arumi Bachsin Emil Dardak berharap, batik Toket asal kabupaten Pamekasan di ajang Miss Universe. Putri Indonesia Roro Ayu Maulida Putri, akan ikut lomba bergengsi tersebut di Amerika Serikat, pada akhir April 2021 ini.

“Akhir April depan pertengahan puasa kemungkinan mbak Ayuma, ini akan memegang nama besar Indonesia,juga nama besar Jatim ke ajang internasional Miss Universe, semoga menang. Mbak Ayuma dari Jawa Timur bisa membanggakan Indonesia. Saya nitip dijelaskan keindahan yang ada di Pamekasan salah satunya Batik Pamekasan,” katanya.

Dalam launching ”Batik Toket Go International”, di Front one Hotel, Jalan Jokotole Pamekasan, hadir Bupati Badrut Tamam bersama istri, Ketua Dekranasda Jatim, Kepala Kantor Koperasi Jatim, Ibu Maharani Nurholis Ketua Yayasan Putri Indonesia Jatim,, Ketua DPRD beserta anggota Forkopimda, Sekdakab Pamerkasan Ir Totok Hartono bersama istri, pimpinan OPD dan peminat batik.

Selanjutnya, Ibu Arumi mengatakan Launching Batik Toket Go Internasiaonal sebagai tugas pengabdian kepada masyarakat, salah satu momentum penting bagi pengembangan batik di Jawa Timur dan khususnya Pamekasan dimana batiknya yang paling spesial.

“Saya menjadi saksi bahwa disini batik tulisnya. Mulai kain kosong kemudian kerja keras jerih payah dari setiap pengrajin, baik menorehkan lukisan dar canting, pewarnaan atau kelorotan dan seterusnya. Kerja keras kolektif sampai menghasilkan sebuah karya yang syarat filosofis, sarat doa, sarat dengan harapan. Dan inilah yang membedakan batik Pamekasan dengan batik lain, yang mempertahankan sisi budaya sisi kearifan local,” ucapnya.

Ia berharap batik Pamekasan dipertahankan secara turun temurun. Kepada para pengrajin dia minta agar ada generasi penerus yang dilatih, dibina supaya ke depan ada generasi pengganti yang meneruskan kearifan lokal ini. Launching batik Toket Go Internasional kali iini merupakan momentum yang sangat tepat, sekalipun dalam keadaan pandemi corona.

“Saya yakin wirausaha dan UMKM dibidang batik dan juga fashion adalah salah satu bidang yang terdampak covid. Tetapi saya setuju kenapa kok sekarang Go Internasionalnya, tidak ada kata terlalu cepat, tidak ada kata terlalu lambat, bahkan justru memanfaatkan pandemic covid-19 menjadi sebuah titik balik,” tuturnya.

Kelompk Usaha Bersama (KUB) Pamekasan Hebat (Pahe) Desa Toket, Proppo,kata Arumi, harus dipertahankan. Solusinya bekerjasama dengan koperasi ataupun KUB.

KUB ini yang akan kuat menerjang segala pergantian jaman, pergantian jaman baik masa pandemic atau tidak pandemic. Usaha seperti inilah, kata dia, yang memperkuat ekonomi khususnya di Jawa Timur, karena 56 % PDRB Jawa Timur dipundaknya UMKM.

Bupati Pamekasan, Badrut Tamam, diawal sambutan merasa bahagia dan senang atas launching batik toket go internasional. Ia berharap kehadiran Putri Indonersia ini batik Pamekasan akan semakin terkenal dan popular. Dan bangga jika para tamu semua pakai batik Pamekasan. Dikatakan Ibu Gubernur Jatim, Khofifah Indarparawansa juga mengaku sangat senang pakai batik Pamekasan.

“Memakai batik Pamekasan akan semakin fresh lebih muda lebih bahagia dan lebih optimis, karena batik Pamekasan tidak hanya dibuat sembarangan. Ada yang dibuat sembilan bulan. Ada juga yang dibuat sambil berzikir, sehingga ada tuah batik Pamekasan yang ketika dipakai oleh orang bagi laki-laki akan semakin ganteng yang perempauan semakin cantik,” paparnya.

Di acara itu, ditampilkan aneka ragam desain baju batik Pamekasan hasil karya desainer diperagakan para model asal Pamekasan. Yakni karya Watik Nachrawi desainer asal Pamekasan yang lama tinggal di Jakarta. Yang sangat special Puteri Indonesia Ayuma juga tampil menggunakan desain baju batik Pamekasan. [din]

Tags: