Rampok Bersenpi Gasak Indomart

23polres sidoarjoSidoarjo, Bhirawa
Kawanan penjahat bersenjata api (senpi) dan celurit beraksi di Indomart Jl Bhayangkari, Porong atau di Desa Juwet Kenongo, Kec Porong, Kamis (19/6) dini hari. Uang senilai Rp15 juta yang ada di locker dijarah penjahat.
Pelaku berjumlah empat orang menggunakan helm teropong itu, juga membacok kepala Indra Kurniawan, karyawan Indomart dengan celurit. Korban yang mengalami luka cukup parah dilarikan ke RS Bhayangkara yang tak jauh dari lokasi. Sebelumnya, pelaku menyekap dua karyawan Indomart, Indra Kurniawan, 26, warga  Desa Kalitengah, Kec Tanggulangin dan Zainul, 19, asal Probolinggo.
Menurut korban Indra, saat dimintai keterangan di Polsek Porong, kejadian perampokan sekitar pukul 02.30 WIB. Ketika itu, ia bersama Zainul sedang piket malam. Tanpa diduga, ada dua orang masuk Indomart dan membeli rokok layaknya pembeli biasa. Begitu diambilkan rokok yang dipesan, pelaku justru mengacungkan senpi ke arah korban.
korban Indra dan Zainul kaget karena tiba-tiba melihat sepucuk Senpi diarahkan ke tubuhnya. Satu pelaku yang ikut masuk juga mengeluarkan sebilah celurit dari balik jaket yang dikenakan. Bersamaan dengan ditodongnya dua penjaga Indomart, dua teman pelaku yang ada di halaman Indomart
atau yang semula duduk di atas motor merangsek masuk.
Dua pelaku memaksa Indra menunjukkan brankas. Namun Indra dan Zainul tetap bersikukuh tak mau menunjukkan. Kontan pelaku marah lalu mengayunkan celurit ke kepala Indra hingga darah segar mengucur. Indra yang mengerang kesakitan lantas dipaksa membuka locker. Begitu melihat
tumpukan uang yang jumlahnya Rp15 juta langsung disambar pelaku.
Komplotan pelaku juga mengambil beberapa bungkus rokok di etalase dan ponsel milik korban.
Penjahat setelah menggasak uang, memaksa Zainul dan Indra untuk berjalan ke gudang belakang. Di dalam gudang itu, pintu ditutup dan pelaku meninggalkan lokasi. Kabar yang berkembang, pelaku usai
menjarah Indomart kabur ke arah Jl Raya Surabaya – Malang. Zainul dan Indra yang lolos dari sekapan lari ke depan atau jalan raya dan teriak minta tolong. ”Saat saya bisa keluar dari gudang, kondisi toko sudah acak-acakan dan tak ada orang di dalam toko,” tutur Zainul.
Sementara, menurut saksi mata di sekitar lokasi menjelaskan, saat itu ada empat menggunakan dua unit motor memasuki halaman parkir Indomart dengan kondisi helm teropong. Dua orang masuk dan dua orang lagi tetap di atas motor. ”Saya kira ya orang beli biasa. Kan biasa malam-malam banyak orang beli di Indomart,” tutur Agus menirukan seorang sopir yang mangkal di dekat lokasi.
Saksi mata curiga saat melihat empat lelaki yang tak dikenalnya keluar dengan tergopoh-gopoh. Tak lama berselang, Zainul, karyawan Indomart teriak minta tolong jika habis dirampok empat orang.
”Makanya, mereka saat keluar dari Indomart memacu motornya dengan kecepatan tinggi menuju Jl Raya Porong – Surabaya,” tuturnya.
Kapolsek Porong Kompol Mujiyono saat dikonfirmasi terkait perampokan bersenpi di Indomart, justru bertanya dimana ada perampokan bersenpi. ”Dimana ada perampokan mas. Sebentar mas ini ada keperluan sedikit,” elaknya lalu menutup ponselnya. [hds]

Rate this article!
Tags: