Ratusan Pesilat Dunia Bertarung di Bali

20101219205336831Denpasar, Bhirawa
Sekitar 600 pesilat dari berbagai negara di dunia memastikan keikutsertaan mereka untuk bertarung dalam Kejuaraan Dunia Perisai Diri yang dijadwalkan berlangsung di GOR Lila Buana Denpasar, Bali, pada 20-24 April 2014.
“Hingga kini sudah ada tujuh negara yang memastikan ikut ambil bagian dalam kejuaraan internasional tersebut,” kata Ketua Panitia Perisai Diri International Championship (PDCI) ke-8, Yamadiputra di Denpasar, Selasa (15/4).
“Kami berharap lebih dari sepuluh negara yang mengirimkan pesilatnya untuk bertarung di Pulau Dewata. Yang telah memastikan ikut dari tujuh negara, yakni asal Amerika Serikat, Belanda, Australia, Inggris, Jerman, Spanyol dan Jepang,” kata Yamadiputra.
Menjadi penyelenggara PDIC bagi Bali bukan hal baru, karena pada tahun 2003 Pulau Dewata juga sukses menyelenggarakan kegiatan yang sama, yakni PDIC ke-3. Namun pada kejuaraan kali ini, akan menjadi bagian penting dari sejarah perjalanan Perisai Diri (PD) Bali.
Yamadiputra yang juga Ketua Harian PD Bali menambahkan, memasuki usianya yang ke-50 dalam kedewasaan itu, tak berlebihan jika tekad bersama masyarakat Pulau Dewata adalah sukses prestasi dan sukses penyelenggaraan.
Bali sebagai daerah tujuan pariwisata internasional, berusaha sebaik mungkin menjadi tuan rumah penyelenggara. Kegiatan ini bisa menjadi salah satu sarana promosi dunia perpelancongan di Indonesia dan persiapannya sudah hampir rampung.
Sebagian pesilat tangguh mancanegara sudah tiba di Indonesia, di antaranya terlebih dahulu singgah sementara di Jakarta, dan baru terbang ke Bali pada 18 April untuk mengikuti beberapa rangkain kegiatan.
Yamadiputra mengatakan, sebelum acara pertarungan dimulai di GOR Lila Buana kawasan stadion Ngurah Rai yang berada di jantung kota Denpasar, tanggal 19 April 2014 diadakan sarasehan cabang olahraga bela diri dengan harapan bisa dihadiri peserta luar negeri.
Sarasehan yang dilanjutkan dengan Kejuaraan Perisai Diri International Championship sangat penting artinya sebagai media untuk semakin merekatkan rasa kekeluargaan dan kebersamaan di kalangan anggota Perisai Diri di seluruh dunia dan mendulang prestasi, tutur Yamadiputra. [ant]

Tags: