Refleksi Ekonomi Tiga Tahun Kepemimpinan Wali Kota Probolinggo

Wali Kota Hadi tandatangi penyerahan Kantor Polsub Sektor Kanigaran di saksikan Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo.[wiwit agus pribadi/bhirawa]

Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak Apresiasi Langkah Wali Kota Probolinggo Pulihkan Ekonomi
Pemkot Probolinggo, Bhirawa
Refleksi Ekonomi 3 Tahun Kepemimpinan Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin, terus melakukan berbagai gebrakan, khususnya di bidang ekonomi, Rabu (26/1) malam gelar forum silaturahmi bersama komonitas UMKM/IKM di kota Probolinggo yang dihadiri Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak serta Waka Polda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo di halaman kantor wali kota setempat.

Upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19 terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo. Pemberian stimulus berupa kemudahan akses layanan perijinan, standar halal, pemasaran hingga permodalan kepada pelaku Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM), Usaha Kecil dan Menengah (UKM) serta Industri Kecil Menengah (IKM) juga dikebut.

Hal itu dijabarkan Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin pada Forum Silaturahmi Komunitas UKM/IKM Kota Probolinggo dalam rangka Refleksi Ekonomi 3 Tahun Kepemimpinan Wali Kota Probolinggo.

Setibanya di lokasi Wagub Jatim beserta Waka Polda Jatim meninjau pameran berbagai produk UKM di lima kecamatan se Kota Probolinggo yang sebagian besar telah menembus pasar regional Jawa Timur dan Nasional.

Habib Hadi mengatakan kemudahan layanan kepada UKM dan IKM Kota Probolinggo hingga banyak meraih prestasi di sejumlah event bukan merupakan tujuan utama dirinya. Daya saing produk UKM/IKM dengan luar daerah dan pertumbuhan ekonomi Kota Probolinggo menjadi hal utama yang merupakan amanah sebagai kepala daerah.

“Prestasi UKM dan IKM kita (Kota Probolinggo-red) bukan tujuan utama saya, tapi bagaimana pertumbuhan ekonomi dan daya saing produk kita dengan daerah lain itu yang sangat penting,” ungkapnya. Selain pembinaan dan kemudahan akses layanan, Pemkot Probolinggo juga mengantisipasi dampak pembangunan jalan tol yang melintasi Kota Probolinggo terhadap UKM dan IKM.

Wali Kota Probolinggo sedang menginisiasi dan berharap adanya pengelolaan rest area jalan tol yang melibatkan UKM/IKM di Kota Probolinggo. “Jadi kendala nanti yang kita hadapi kedepan kalau sekarang exit tol ini kan masih ada di Kota Probolinggo, sehingga masih belum terlalu terdampak. Tapi kalau tol ini sudah sampai ke Banyuwangi, kami harap ada terobosan yang difasilitasi Pemerintah Provinsi agar pemerintah daerah diberi akses untuk mewadahi pelaku usaha kecil menengah di rest area jalan tol Paspro ini,” ungkap Habib Hadi.

Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak merespon langkah pemulihan ekonomi Wali Kota Probolinggo dengan memberikan stimulus kepada pelaku UKM/IKM. Hal itu disebutnya sebagai bentuk kepedulian Pemkot Probolinggo agar UKM/IKM tidak semakin terpuruk akibat terdampak pandemi Covid-19.

“Pada April 2020 kita ingat suasana mencekam, pesimis rasanya kiamat ekonomi, nah UKM untuk bisa bergerak mereka tidak hanya perlu modalnya saja tadi, tapi bagaimana mereka sehari-hari bisa makan. Pemberian stimulus ini agar UKM bisa bangkit, karena kalau sudah kadung tutup, mulainya lagi itu sulit,” jelas Emil.

Sedangkan inisiasi akses rest area jalan tol bagi UKM, dikatakan Emil merupakan usulan yang bagus. Pemprov Jatim sedang mendorong Kementerian PUPR agar dapat memberikan akses tersebut. “Bahwa kalau terbatas tempatnya yang menyediakan pemerintah daerah yang penting diberikan ijin, diberikan akses. Nah kalau memang Kota Probolinggo sudah punya keinginan kuat, kita dorong untuk menjadi percontohan untuk menerapkan itu,” ungkapnya.

Baik UMKM, UKM maupun IKM di Kota Probolinggo diharapkan Wagub Jatim menjadi tuan rumah di daerah sendiri, Pemprov Jatim juga mendorong produk UKM dapat berkontribusi dan mewarnai pada sektor pariwisata.

Selain itu dilakukan penandatanganan berita acara serah terima Gedung Polsub Sektor Kanigaran dari Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin kepada Kapolres Wadi Sa’bani di kantor Pemerintah Wali Kota Probolinggo, agenda dilanjutkan dengan peninjauan gedung yang berlokasi di Jalan Citarum, Kelurahan Curahgrinting, Rabu (26/1) malam.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setiorini Sayekti, Kepala DPUPRKP Agus Hartadi dan Plt Kepala BPPKAD Yusron Sumartono mendampingi kunjungan Waka Polda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo beserta jajaran.

Dalam pernyataan resmi wali kota, gedung dua lantai yang dibangun sejak tahun 2020 itu merupakan hibah dari Pemkot Probolinggo kepada Polres Probolinggo Kota sebagai wujud komitmen sinergitas pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

“Sebagai salah satu komitmen kami untuk bersinergi dalam pelaksanaan pembangunan bersama jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia khususnya Polres Probolinggo Kota maka Pemerintah Kota melaksanakan hibah tanah seluas 750 meter persegi dan pembangunan gedung Polsub Sektor Kanigaran senilai Rp 2.336.128.000,” jelas Wali Kota Habib Hadi.

Wali kota berharap agar kedepan jajaran kepolisian bisa turut andil dalam mengawal pembangunan yang ada di Kota Probolinggo. “Kedepan kami berharap kepada jajaran Polri untuk terus mengawal proses pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Probolinggo,” terangnya.

Komitmen yang sama juga disampaikan oleh Waka Polda Jatim di tengah agenda peninjauan gedung. Slamet Hadi mengatakan fasilitas ini juga akan turut menunjang kinerja Pemerintah Kota Probolinggo khususnya di Kecamatan Kanigaran.

“Dengan adanya ini tentunya nanti akan bisa meningkatkan kinerja Kecamatan Kanigaran dengan lebih baik karena ada kerjasama yang baik, sementara ini kan Pak Camat berdiri sendiri, single fighter,” tambah Waka Polda yang saat itu didampingi Kabid Humas Polda Jatim. [wap.adv]

Tags: