Rehabilitasi PMKS Sidoarjo Terhenti Karena Covid-19

PMKS yang berkeliaran di lampu merah Pucang Kota Sidoarjo. [alikus/bhirawa]

Sidoarjo, Bhirawa
Pandemi Covid-19 di wilayah Kabupaten Sidoarjo juga mempengaruhi kegiatan untuk menertibkan dan merehabilitasi penyandang masalah kesejahteraan Sosial (PMKS) di Kota Delta.

Menurut Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kab Sidoarjo, Nur Chasan SE, sejak Bulan Maret 2020 hingga saat ini, bahkan diperkirakan sampai Bulan Desember 2020, tidak ada lagi kegiatan rehabilitasi untuk para PMKS.

“Karena dana anggarannya kena recofusing, anggarannya sendiri sebenarnya tidak terlalu besar,” jelas Nur Chasan, Rabu (25/11) kemarin.

Disampaikan Nur Chasan, pihaknya selama ini melakukan rehabilitasi PMKS, setelah menerima hasil operasi penertiban dari petugas Satpol PP Kab Sidoarjo.

Dalam masa pandemi Covid-19 saat ini, lanjut Nur Chasan, pihaknya juga tidak bisa semudah itu dalam merehabilitasi PMKS hasil penertiban dari Satpol PP.

Sebab sesuai aturan kesehatan, PMKS yang akan masuk ke dalam Liponsos, harus dilakukan rapid tes. Seandainya ada yang hasilnya sampai reaktif, maka diwajibkan untuk menyediakan tempat khusus untuk isolasi.

“Padahal kita tidak punya tempat khusus untuk isolasi PMKS, tidak bisa dicampur dengan warga binaan di Liponsos lainnya, karena penghuni di Liponsos mayoritas sudah, mereka rawan tertular Covid-19,” ujar Nur Chasan, yang sempat mengatakan jumlah total warga binaan di Liponsos Sidoarjo itu ada 70 orang.

Karena beberapa faktor alasan tersebut, diakui Nur Chasan, untuk sementara ini pihaknya tidak bisa menerima PMKS untuk dilakukan rehabilitasi.

Sejumlah kegiatan rehabilitasi itu diantaranya seperti pelatihan membuat sejumlah ketrampilan. Misalnya menjahit dan membuat kerajinan. Dari bekal ketrampilan yang diberikan, diharapkan nantinya mereka akan bisa hidup wajar dan mandiri.

Dirinya sangat berharap supaya masa pandemi Covid-19 ini bisa segera cepat berlalu. Sehingga bisa segera melakukan rehabilitasi bagi PMKS yang memang sangat membutuhkan. (kus)

Tags: