Resmikan MBR, Menteri PU Puji Layanan PDAM

21-MBR-mut1Malang, Bhirawa
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto saat meresmikan infrastruktur Bidang Cipta Karya Provinsi Jatim di Kelurahan Wonokoyo, Kedungkandang Kota Malang, Selasa (20/5) kemarin, secara khusus memberikan pujian kepada PDAM  Kota Malang. Instansi ini telah berhasil menyelesaikan program sambungan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sebanyak 8.000 sambungan tepat waktu.
Djoko Kirmanto mengatakan PDAM Kota Malang telah bekerja dengan baik, bahkan masih ada sisa debit air yang mencukupi. “Ini menunjukkan jika kinerja PDAM Kota Malang sangat baik, selain targetnya terpenuhi juga debet airnya juga masih banyak,”terangnya.
Bahkan, lanjutnya,  PDAM juga melakukan pengawasan terhadap seluruh air dan kran setiap bulannya untuk  menjaga sterilisasi.
Djoko Kirmanto, bahkan sempat meminum langsung air kran PDAM di rumah salah satu warga yang mendapat layanan MBR di Kelurahan Wonokoyo.
Direktur PDAM Kota Malang Jemianto mengutarakan untuk membuat layanan air siap minum atau yang kerap disebut dengan Zona Air Minum Prima (ZAMP),  PDAM  terus berupaya untuk memberikan pelayanan air siap minum. Setelah sebelumnya  sukses membuat sekitar 1.200 saluran siap minum, kini sekitar 8.000 saluran air di wilayah Wonokoyo siap minum.
Menurut Jemianto, untuk membuat layanan air siap minum, sterilisasi air harus dilakukan. Sterilisasi bisa menggunakan ozon, yodium, bromin maupun ultra violet, namun untuk air siap minum dari kran ini PDAM  menggunakan gas klorin.
Jeminto lantas menjelaskan jika,  kondisi dasar air yang ada di Kota Malang sebenarnya sudah menenuhi standar air bersih. Sehingga, langkah yang perlu dilakukan hanyalah pada injeksi klorin untuk melihat sisa minimal klorin dari air.
Jika sisa minimal klorinnya sudah 0,2 PPM, lanjutnya  maka diindikasikan bakteri e-coli dan total coliform sudah negatif atau nol. Setelah sterilisasi terhadap kedua bakteri tersebut, dilakukan  uji laboratorium. Fungsinya,  untuk memastikan keberadaan bakteri dalam air minum tersebut.
Pasca sterilisasi air, langkah selanjutnya yakni mengecek kondisi kran yang bakal digunakan. Sterilisasi kran itu digunakan dengan cara mengolesi alkohol 80 persen di ujung kran lalu mengeluarkan air nya
“Layanan ZAMP, ini juga telah dilakukan di beberapa tempat umum, seperti di depan Kantor Kecamatan, dan beberapa kelurahan serta lembaga pendidikan di Kota Malang,”ujarnya.  [mut]

Tags: