Ribuan Maba UM Surabaya Gelar Doa Bersama untuk Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan

Aksi solidaritas dan bela sungkawa, ribuan maba UMSurabaya gelar doa bersama untuk korban tragedi Kanjuruhan.

Surabaya, Bhirawa
Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang membawa keprihatinan dari berbagai kalangan. Berdasarkan data terbaru, total korban meninggal dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang sebanyak 125 jiwa.
Peristiwa ini menggerakkan berbagai kalangan untuk menggelar aksi doa bersama sebagai bentuk bela sungkawa. Ini juga yang dilakukan ribuan mahasiswa baru Universitas Muhamamdiyah Surabaya (UM Surabaya). Doa bersama digelar pada saat penutupan Mastama, Ordik UKM Expo (MOX) di halaman UM Surabaya pada Minggu (2/10) malam.
Rektor UM Surabaya Sukadiono dalam sambutannya juga memberikan tanggapan terkait insiden kejadian ini. Menurutnya, sebagai sesama saudara, kami merasa sangat prihatin dengan kejadian tersebut. Yang menjadi catatan jangan saling mengkambinghitamkan satu sama lain. Semuanya harus melakukan intropeksi dan evaluasi.
Suko-sapaan akrab Rektor UM Surabaya ini juga berpesan kepada ribuan mahasiswa bahwa menjadi supporter itu menjadi hal biasa. Tapi menjadi supporter yang terlalu fanatik juga tidak baik.
“Kita harus belajar dan mengedukasi diri kita sendiri bagaimana menjadi supporter yang baik. Dan saya sangat berharap bahwa kejadian ini kejadian terakhir dan tidak akan terulang,” tegasnya.
Suko menjelaskan, sebagai aparat harus benar-benar memahami penanganan kejadian seperti ini karena jika tidak benar-benar dipahami, bisa berakibat fatal seperti yang terjadi hari ini. ”Malam ini (minggu malam) kita menggelar doa bersama, semoga saudara-saudara kita yang telah berpulang diberikan tempat sebaik – baiknya,” tegasnya.
Aksi doa bersama ini juga diikuti puluhan mahasiswa yang membentangkan poster dengan tulisan diantaranya: nyawa lebih berharga dari sepak bola, duka untuk kita semua, fanatisme tak boleh renggut nyawa, sepakbola hanyalah permainan, tapi nyawa bukan, sepak bola bawa suka bukan duka, satu nyawa lebih berharga dari apapun dan duka cita Stadion Kanjuruhan Malang duka cita Indonesia. [ina.fen]

Tags: