Ribuan Tenaga Pendidik SMA-SMK di Kota Kediri Divaksin

Wali Kota Kediri memberikan support pada Kacabdin Sumiarso saat divaksin.

Usai Vaksinasi Diharapkan Sekolah Bisa Menggelar PTM
Kota Kediri, Bhirawa
Sedikitnya 1.280 guru dan tenaga pendidik SMA – SMK di Kediri dan seluruh karyawan di lingkungan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kediri mendapatkan vaksin Covid 19. Vaksinasi dilakukan Dinas Kesehatan Kota Kediri.
Vaksinasi tahap satu pada ribuan tenaga pengajar dan karyawan di Kota Kediri ini digelar di tiga lokasi, yakni SMAN 1 ,SMAN 7 dan SMAN 8 Kota Kediri, dengan jumlah guru dan tenaga pendidik yang divaksin mencapai 1.280 orang atau sekitar 60% guru SMA – SMK di Kota Kediri.
Menurut Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar saat meninjau pelaksanaan vaksin di SMAN 1 Kota Kediri, Senin (8/3), jika vaksin ini telah terlaksana hingga mencapai 60% untuk tenaga pendidik, sistimnya diselesaikan, misalnya per SMA, agar mudah memanage, ada yang sudah semua, ada yang belum semua.
Wali kota juga menjelaskan, tenaga pendidik dinilai menjadi prioritas untuk mendapatkan vaksin, mengingat banyak permintaan untuk segera digelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM), kendati demikian Wali Kota Kediri juga tidak bisa memastikan kapan PTM dilaksanakan.
“Untuk kepastiannya masih belum, kami akan memanage lagi,setelah semua guru mendapatkan vaksin, kami akan mencoba sedikit demi sedikit bagi yang berani PTM karena orang tua ada juga yang ingin masuk sekolah tetapi juga ada yang belum berani, mereka masih khawatir pada anaknya, Karena rata rata anak anak itu OTG (Orang Tanpa Gejala),” kata Wali Kota
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kediri, Sumiarso, yang hari ini juga menjalani vaksin, mendapatkan suport langsung dari Wali Kota Kediri dengan mendampinginya dalam menghadapi jarum suntik.
Dijelaskan Sumiarso, di lingkungan Cabdin Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kediri ada sebanyak kurang lebih 5 ribu guru dan tenaga pendidik, 2 ribu untuk wilayah kota dan 3 ribu untuk wilayah kabupaten, dari total keseluruhan ini sudah 60% yang sudah mendapatkan suntikan vaksin
“Kami berharap setelah guru dan tenaga pendidik divaksin, maka tingkat penyebaran Covid 19 bisa turun secara signifikan, dan bagi para guru yang sudah di vaksin tetap menjaga Protokol Kesehatan (Prokes), selain itu kami berharap segera bisa menggelar PTM, dan mendapat izin dari bupati dan wali kota, sehingga keinginan para wali murid yang anaknya bisa kembali kesekolah bisa terealisasi,” tandasnya. [van]

Tags: