Ringankan Beban Warga, Pemkab Sumenep Gelontorkan Seribu Ton Beras

Kepala Dinas Sosial, Moh Iksan secara simbolis memberikan beras kepada penerima manfaat.

Sumenep, Bhirawa
Pemerintah Kabupaten Sumenep menyalurkan bantuan sosial berupa beras kepada Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) dan Keluarga Penerima Manfaat Program Bantuan sosial Tunai (KPM BST). Hal itu bertujuan untuk mengurangi beban hidup masyarakat terdampak kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di masa Pandemi ini.

Secara simbolis, bansos itu dilepas oleh Wakil Bupati Sumenep, Hj. Dewi Khalifah di halaman Pemkab setempat. Dalam sambutannya, Nyai Eva mengatakan, bantuan sosial berupa beras itu tujuannya untuk meringankan beban masyarakat terdampak virus Corona yang tidak kunjung sirna di Indonesia ini.

“Besaran bantuan beras itu masing-masing 10 kg per penerima manfaat. Hari ini sudah kami luncurkan ke penerima manfaat, baik di wilayah kepulauan maupun daratan,” kata Wakil Bupati Sumenep, Hj. Dewi Khalifah, Kamis (29/7).

Menurutnya, total beras yang disalurkan itu sebanyak 1.020 ton. Seribu ton lebih beras itu akan diberikan kepada 102. 013 ribu KPM baik daratan maupun kepulauan. Total 102.013 penerima manfaat dengan rincian BST sebanyak 60,185 PKM dan PKH 41,828 PKM.

Untuk penyaluran PKM BST atau PKH untuk daratan total 8.6315 KPM dan Kepulauan 15.698 KPM. Total beras yang disalurkan untuk daratan berjumlah 863 ton dan untuk kepulauan 156 ton. “Semoga bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat dan cepat sampai pada sasaran,” harapnya.

Lebih lanjut ia menegaskan, penyaluran bantuan ini diprioritaskan untuk masyarakat kepulauan karena kondisi cuaca saat ini masih relatif terkendali. Sebab, cuaca di perairan laut Sumenep tidak bisa diprediksi. Penyalurannya kami prioritaskan untuk wilayah kepulauan dulu, tapi untuk daratan juga akan segera didistribusikan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Nyai Eva juga mengajak kepada masyarakat Sumenep untuk ikut menyukseskan vaksinasi Covid-19 yang sedang berlangsung ini. Sebab, vaksinasi itu merupakan salah satu bentuk upaya pemerintah mengendalikan penyebaran Covid-19. “Vaksinasi itu untuk kekebalan tubuh agar tidak mudah tertular Covid-19. Karena vaksin juga sudah dinyatakan aman dan halal oleh pihak yang berwenang,” tukasnya.[sul]

Tags: