Risma Overlap, Hadi Dediansyah Optimis Machfud Arifin Menang di Pilkada Surabaya

Pembina Dapil 1 Partai Gerindra, Hadi Dediansyah langsung menemui Calon Wali Kota Surabaya nomor urut 02, Machfud Arifin usai mencoblos di TPS 25 WR Supratman, Kelurahan dr Soetomo, Kecamatan Tegalsari, Surabaya. [Gegeh Bagus Setiadi]

Surabaya, Bhirawa
Usai mencoblos di TPS 17 di Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Jambangan, Pembina Dapil 1 Partai Gerindra, Hadi Dediansyah langsung menemui Calon Wali Kota Surabaya nomor urut 2, Machfud Arifin usai mencoblos di TPS 25 WR Supratman, Kelurahan dr Soetomo, Kecamatan Tegalsari, Surabaya.
Cak Dedi, sapaan akrab Hadi Dediansyah ini pun mengaku optimistis calon yang diusung di Pilkada Surabaya 2020 Machfud Arifin-Mujiaman menang. Menurutnya, dinamika opini yang dilakukan oleh Tri Rismaharini yang masih menjadi Wali Kota Surabaya mendukung paslon Eri Cahyadi-Armuji overlapping.
“Mestinya pemimpin memberi suatu pola yang berimbang. Masyarakat sudah cerdas, ini menjadi pola yang berbalik. Akhirnya menjadi kendala bagi penguasa sendiri,” katanya usai menyaksikan langsung Calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin mencoblos.
Cak Dedi menegaskan bahwa penguasa dalam hal ini Wali Kota harusnya netral. “Kesan keberpihakan sangat tampak sekali sejak masa kampanye kemarin,” imbuhnya.
Overlapnya Tri Rismaharini, kata dia, membuat paslon 02 Machfud Arifin-Mujiaman diuntungkan. Meskipun lawannya dobel yakni kontenstan dalam hal ini paslon Eri Cahyadi-Armuji dan Tri Rismaharini. “Inilah yang membuat Pak MA (Machfud Arifin) diuntungkan,” terangnya.
Politisi Partai Gerindra yang juga Anggota DPRD Jatim dari Dapil 1 ini pun menjelaskan dengan adanya pola e-Rekap ini baru kali pertamanya diterapkan dengan tidak mengandalkan C-1. Dengan begitu, Cak Dedi menyarankan saksi di lapangan harus memperhatikan saat proses penghitungan suara.
“Para saksi harus segera melakukan dokumentasi baik foto atau video sebagai barang bukti autentik jika ada pelanggaran. Ini juga untuk menghindari kecurangan,” pesannya.
Pantauan Bhirawa di lokasi, Machfud Arifin tiba di lokasi pukul 09.30 WIB. Machfud didampingi istrinya, Lita Machfud Arifin. Keduanya memberikan hak suara di TPS tersebut.
Machfud terlihat santai. Dan sesekali dirinya meladeni permintaan awak media untuk foto. Usai mencoblos, Machfud menyatakan protokol kesehatan di Pilkada Surabaya sudah ketat. “Ya prokesnya ketat Pilkada di Surabaya. Saya lihat di TPS juga baik prokesnya,” ujar Machfud.
Soal target, Machfud Arifin yakin, bila Tuhan berkehendak, maka tidak ada yang bisa menghalangi.
“Kalau Tuhan berkehendak, tidak ada satu orang pun yang bisa menghalangi,” imbuhnya.
Usai mencoblos, Machfud Arifin rencananya mengecek beberapa TPS pada siang nanti. “Nanti akan cek TPS-TPS ya. Ini kembali ke rumah dulu,” pungkasnya. [geh]

Tags: