RSUD Sidoarjo Lulus Akreditasi Paripurna

13-foto RSUD-ACh-1Sidoarjo, Bhirawa
RSUD Kab Sidoarjo telah berhasil mempertahankan kelulusan akreditasinya, bahkan tahun ini berhasil lulus akreditasi dengan mendapatkan lima bintang, atau dengan status tingkatĀ  Paripurna diatas satu tingkat dengan status utama yang berbintang empat.
Menurut Direktur RSUD Sidoarjo, dr Atok Irawan, Senin (12/1) kemarin, kalau akreditasi ini merupakan amanah UU Nomor 44 tahun 2009 tentang RS. Dalam Pasal 40 dijelaskanĀ  upaya peningkatan mutu pelayanan, RS wajib dilakukan akreditasi secara berkala, minimal 3 (tiga) tahun sekali.
”Makanya, kami harus bekerja secara maksimal untuk mempertahankan kelulusan akreditasi 15 pelayanan yang pernah diraih. Kami harus siap setiap saat, apabila ada tim akreditasi dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) Kementerian Kesehatan. Akreditasi kali ini mengedepankan implementasi dengan komposisi penilaian dokumen 20% dan implementasinya 80%. Dengan lulus akreditasi Paripurna dimana nilai seluruh Pokja sejumlah 15 item nilainya diatas 80 point. Ini merupakan langkah awal, bukan langkah akhir. Artinya langkah awal untuk peningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasein,” jelasnya.
Kelulusan akreditasi ini, pelaksanaannya sebanyak enam sasaran keselamatan pasien harus dipatuhi dan dimaintenance dengan baik. Diantaranya, ketepatan identifikasi pasien dengan benar. Meningkatkan komunikasi yang efektif, begitu juga harus meningkatkan keamanan obat-obatan.
Dr Atok juga menjelaskan, selain itu juga harus menghindari kesalahan prosedur, dan pencegahan infeksi nosokomial, RS dengan penerapan kepatuhan cuci tangan. Dan yang lebih penting standarisasi fasilitas kesehatan, ruang pelayanan, penunjang mulai dari pusat sterilisasi, laundry, ruang gizi, limbah, insenerator, genset listrik. Semua harus standar KARS.
Serta harus melakukan pencegahan resiko pasien jatuh, dengan pemenuhan seluruh tempat tidur harus ada pelindungnya, dan penerapannya tanda-tanda resiko jatuh. Sampai ruang tunggu, ruang poli paru harus dipisahkan untuk pasien menular seperti tuberkulosis paru dan non menular
Adapun ke 15 Pokja Pelayanan sebagai penilaian utama antara lain, mulai Pelayanan Administrasi dan Manajemen, Rekam Medis, Farmasi, Program K3, Medis, Gawat Darurat, Kamar Operasi, Intensif, Laboratoriam, Radiologi, Rehabilitasi Medik dan Pelayanan Darah, Keperawatan, Perintal Resiko Tinggi, Infeksi serta Pelayana Gizi. ”Jadi tercapainya akreditasi, berkat kerja keras seluruh staf dan karyawan RSUD Sidoarjo. Hingga mendapatkan sertifikat lulus tingkat Paripurna,” katanya. [ach]

Keterangan Foto : Direktur RSUD dr Atok Irawan bersama jajarannya saat melampiaskan hasil kelulusan. [achmad suprayogi/bhirawa]

Tags: