Ryan Charland: Manulife Kenalkan Layanan Berbasis Teknologi di Surabaya

Director & Chief Operating Officer Manulife Indonesia, Hans de Waal bersama Chief Agency Officer Manulife Indonesia, Jeffrey Kie, General Manager Agency Manulife Indonesia, John Curtis dan President Director & CEO Manulife Indonesia, Ryan Charland saat mencoba aplikasi baru di kantor Manulife Indonesia di Pakuwon Tower, Tunjungan Plaza 6 Surabaya, Rabu (15/1). [Achmad tauriq/bhirawa]

Surabaya, Bhirawa
Sejalan dengan visi misi Manulife Indonesia telah mengedepankan kebutuhan nasabahnya dengan memperkenalkan sejumlah inovasi layanan berbasis teknologi di tahun 2020 ini.
President Director & CEO Manulife Indonesia, Ryan Charland usai meresmikan kantor pemasaran Surabaya yang baru di Pakuwon Tower, Tunjungan Plaza 6 Surabaya, Rabu (15/1) mengungkapkan inovasi layanan tersebut salahsatunya untuk memenuhi kebutuhan nasabah akan respon yang cepat, tepat dan real time.
“Manulife Indonesia akan terus membantu masyarakat membuat keputusan lebih mudah serta hidup lebih baik. Untuk itu Manulife Indonesia melihat kembali layanan-layanan yang diberikan kemudian memperbaruinya dengan lebih optimal,” terangnya.
Ryan menambahkan untuk mendukung kinerja tenaga pemasaran Manulife Indonesia meluncurkan berbagai inovasi diantaranya ePOS dan MiLearn.
“Dengan ePOS, para agen sekarang dapat sepenuhnya menyampaikan bisnis-bisnis baru sevara digital dan mengurangi penggunaan kertas,” ujarnya.
Sementara MiLearn merupakan aplikasi training digital, bagi tenaga pemasaran baik agen maupun financial specialist dimana mereka dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka dengan mengakses aplikasi ini setiap saat.
Bahkan MiLearn juga membantu memudahkan tenaga pemasaran menjalankan peran mereka dalam memberikan solusi perencanaan keuangan yang profesional dan berkualitas kepada seluruh nasabah.
“Jadi nasabah sudah tidak perlu lagi datang ke kantor Manulife Indonesia untuk meminta penjelasan tentang produk yang diinginkan. Cukup melalui aplikasi MiLearn ini para calon nasabah akan memperoleh penjelasan yang lebih detail dan cepat,” jelasDirector & Chief Operating Officer Manulife Indonesia, Hans de Waal.
Di awal tahun 2020, perusahaan telah meluncurkan online payment untuk nasabah, hanya dengan ujung jari pada link yang tersedia, online payment ini akan memberikan kemudahan kepada para nasabah dalam melakukan pembayaran premi sehingga memastikan proteksi mereka tetap berlangsung.
“Online payment ini melengkapi metode pembayaran yang tersedia di Manulife Indonesia seperti kartu kredit, transfer maupun autodebit,” katanya. Selain itu Manulife Indonesia per November 2019 (un-audited) telah membayarkan klaim sebesar Rp5,3 triliun atau setara Rp15 miliar perhari atau Rp608 juta perjam.
“Untuk wilayah Surabaya, kami telah membayarkan klaim sebesar Rp94,5 miliar atau setara dengan Rp283 juta atau Rp11,8 juta setiap jamnya di periode November 2019 (un-audited),” pungkas Chief Agency Officer Manulife Indonesia, Jeffrey Kie. [riq]

Tags: