Sakera Serahkan ‘Surat Rakyat’ ke KPU

Sejumlah aktivis mahasiswa yang tergabung dalam KMS menyerahkan surat rakyat kepada KPU.

Sejumlah aktivis mahasiswa yang tergabung dalam KMS menyerahkan surat rakyat kepada KPU.

Sumenep, Bhirawa
Sejumlah aktifis mahasiswa yang tergabung dalam Kaukus Mahasiswa Sumekar (KMS) menyerahkan ‘surat rakyat’ kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep.  Sejumlah aktivis mahasiswa itu menggunakan seragam sakera saat menyerahkan ‘surat rakyat’ itu. Berseragam Sakera itu sebagai bentuk perwakilan dari warga Sumenep, karena kostum Sakera merupakan salah satu almamater Madura termasuk Sumenep.
Surat yang diterima langsung Sekretaris KPU Sumenep, Fajar Rahman itu berisi tiga item tuntutan, diantaranya, sebagai penyelenggara pemilu, KPU Sumenep diminta bertindak netral, mencegah terjadinya manipulasi hasil suara dan harus bekerja sesuai fungsi dan wewenangnya dalam meyelenggarakan pemilu legislatif yang akan digelar tanggal 9 April.
“Kami datang keseini (KPU, red) untuk mengantarkan surat rakyat yang berisi bahwa KPU dan jajarannya harus netral, tidak melakukan memanipulasi hasil suara dan bekerja sesuai fungsi dan kewenangannya dalam pileg ini,” kata Zainullah, koordinator KMS, Senin (7/4).
Menurut Zainullah, surat penekanan itu berawal dari sejumlah jajaran penyelenggara pemilu yang dipecat oleh KPU lantara telah melakukan tindakan yang melanggar aturan seperti terlibat dalam tim sukses caleg dari parpol tertentu.
“Kami sangat apresiasi terhadap KPU yang telah memecat jajarannya yang terindikasi tidak netral atau terlibat dalam tim sukses caleg. Ini hanya penekanan saja agar KPU tetap konsisten dalam tugasnya sebagai penyelenggara pemilu,” ungkapnya.
Dia menginginkan kecurangan dalam pileg ini tidak terjadi dikabupaten ujung timur Madura ini sehingga hasil dari pemilu tahun ini benar-benar berkualitas, menghasilkan wakil rakyat yang amanah dan aspiratif. “Kami menginginkan, hasil pemilu nanti benar-benar berkualitas dan itu harus didukung oleh penyelenggaran pemilu yakni KPU dan jajarannya,” harapnya.
Sementara itu, Ketua KPU Sumenep, Thoha Samadi menyatakan, pihaknya sangat apresiatif terhadap adanya surat rakyat itu, karena surat tersebut merupakan bagian dari dorongan moral kepada KPU. “Kami langsung menyampaikan isi surat itu ke jajaran kami, PPK hingga PKPPS, karena kebetulan kami sedang mengumpulkan PPK dalam rangka persiapan akhir pileg 2014 ini,” jelasnya. [sul]

Tags: