Sambang Kabupaten Jember, Gubernur Khofifah Gowes Pemulihan Ekonomi dan Kampanye Pakai Masker

Pemprov, Bhirawa
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa
menempuh jarak sejauh 10,9 kilo meter untuk gowes keliling Kabupaten Jember. Langkah Gubernur Khofifah kembali menyambangi daerah ini merupakan rangkaian sosialisasi protokol kesehatan seiring pemulihan ekonomi.

Gowes tersebut juga dilakukan bersama instansi vertikal seperti Kanwil BI Jatim, Kanreg OJK, Dirut Bank Jatim, Dirut Bank UMKM, Himbara, hingga Kanwil BPN. “Memang di tengah pandemi Covid-19 ini, sinergitas dilakukan dalam berbagai penjuru, sehingga masyarakat yang terdampak bisa kembali bangkit,” ungkap Khofifah di sela gowes pemulihan ekonomi di Kabupaten Jember, Minggu (15/11).

Dalam rangka pemulihan ekonomi ini, Khofifah menjelaskan berbagai program dan stimulus diberikan baik dari pemerintah pusat maupun Pemprov, berupa BLT, BNPT, Bantuan Subsidi Upah, hingga Banpres-PUM yang diberikan pada usaha mikro.

Bukan itu saja, stimulus perbankan seperti kemudahan pengajuan kredit dan relaksasi kredit. Di mana, bantuan ini sama-sama bertujuan untuk membantu dan mengurangi beban dampak Covid-19 bagi masyarakat yang terdampak.

“Kami berharap semua ini bisa menjadi komplementer dari seluruh layanan sosial ekonomi kita. Yang tentunya harapannya adalah bisa meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19 yang belum berakhir,” tandas orang nomor satu di Pemprov Jatim ini.

“Kami ingin memastikan bahwa rakyat sehat, ekonomi sehat. Yang terpenting adalah masyarakatnya sehat, ekonomi sehat, masyarakatnya selamat dan ekonominya juga selamat,” tambahnya.

Lebih lanjut disampaikan Khofifah, ke depan diharapkan tidak hanya Bank Jatim, Bank UMKM Jatim saja yang terus bersinergi, melainkan juga Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), antara lain Bank Mandiri, Bank BNI dan BRI maupun bank lainnya. Hal ini penting, karena peran perbankan sangat diperlukan dalam rangka pemulihan ekonomi di Jatim, utamanya dalam hal perkreditan rakyat.

“Kita harus melakukan sinergi, harus kolaborasi karena masing-masing institusi memiliki program yang komitmennya sama untuk bisa menggerakkan ekonomi masyarakat terutama pelaku UMKM,” jelas Khofifah.

Pada gowes kali ini, Gubernur Khofifah dengan mengenakan  kaos hitam bertuliskan “Pakai Masker” mengambil start dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember, kemudian singgah di Pasar Gebang, kemudian meninjau UMKM Purnomo Jati, dan Alun-alun Kab. Jember.

Selanjutnya Gubernur Khofifah juga kembali melakukan siaran langsung di RRI Jember, guna menyampaikan pesan pentingnya penerapan protokol kesehatan Covid-19 bersama Plt. Bupati Jember, Kepala BI Jatim, Kepala BPS Jatim, Dirut Bank Jatim. Selanjutnya gowes dilanjutkan menuju ke Pasar Tanjung dan kembali ke Kantor Perwakilan BI Jember.

Di setiap titik Gubernur perempuan pertama di Jatim ini juga tidak lupa membagikan masker, sekaligus membagikan sembako bagi masyarakat terdampak Covid-19 termasuk tukang becak.

“Kita harus mematuhi protokol kesehatan. Wajib memakai masker ketika kita berinteraksi dengan orang lain. Kemudian menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan air mengalir. SOP seperti ini menjadi hal yang penting dan dipenuhi,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Difi A. Johansyah sepakat bahwa protokol kesehatan merupakan hal yang mutlak untuk dijalankan. Dari BI, melihat semua sektor sudah on track kecuali sektor makanan minuman dan transportasi.

“Mamin ini tinggal tunggu waktu saja. Kalau kepercayaan masyarakat sudah kembali pulih, kembali ke restoran. Perdagangan antar mulai juga sudah mulai pulih, maka otomatis sektor makanan minuman akan kembali pulih. Jangan sampai kita kebablasan lagi,” katanya sambil menyampaikan optimisme perekonomian Jatim akan segera kembali pulih. [tam]

Tags: