Samiler Kayangan Jombang Diharapkan Mampu Tembus Pasar Ekspor

Bupati Mundjidah Wahab saat menerima kunjungan Pengurus Asosiasi Produsen Samiler Kayangan (ASPERA) Diwek, Jombang, Selasa (18/01).

Jombang, Bhirawa
Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab menerima kunjungan Pengurus Asosiasi Produsen Samiler Kayangan (ASPERA) Diwek, Jombang di Ruang Swagata, Pendopo Kabupaten Jombang, Selasa (18/01). Pada kesempatan itu Bupati menyampaikan harapannya agar Samiler yang merupakan produk olahan berbahan dasar Singkong dari Desa Kayangan, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang tersebut mampu menembus pasar ekspor. “Saya berharap Samiler dari Desa Kayangan bisa diekspor. Jika produk-produk yang lain bisa menembus pasar ekspor, Samiler juga harus bisa, kenapa tidak,” ungkap Bupati Mundjidah Wahab.

Lebih lanjut Bupati Mundjidah Wahab juga menyampaikan, dari sisi kemasan, packaging Samiler dari Desa Kayangan juga perlu diperbaiki jika nantinya mampu menembus pasar ekspor, disesuaikan dengan bahasa yang bisa difahami pasar internasional. “Ada sertifikat halal, bisa ditambahkan bahasa Inggris dan bahasa Arab. Ini juga memudahkan konsumen dari luar negeri,” ungkap Bupati Jombang.

Pertemuan ini juga dihadiri oleh para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang. Di antaranya yakni, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Perdagangan dan perindustrian, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Dinas Ketahanan Pangan, serta Dinas Koperasi Dan Usaha Mikro Jombang, serta Staf Ahli Bupati Jombang.

Terlihat, seluruh OPD ini berkomitmen akan membantu dan memfasilitasi para produsen Samiler dari Desa Kayangan yang tergabung dalam ASPERA melalui program-program yang ada di masing-masing OPD.

Sementara itu, Ketua ASPERA, Mardiansyah Triraharjo mengatakan, pada dasarnya, kunjungan ASPERA ke Pendopo Kabupaten Jombang ini untuk bersilaturahmi dengan Bupati Jombang maupun OPD terkait. “Kami menyampaikan terima kasih atas bantuan dan fasilitasi yang sudah diberikan Pemerintah Kabupaten Jombang kepada kami,” tutur Mardiansyah Triraharjo.

Pria yang akrab disapa Mardi itu juga menyampaikan sejumlah keinginan dan harapan para anggota ASPERA kepada Bupati Jombang maupun OPD terkait. Salah satunya yakni keinginan mereka agar Desa Kayangan ditetapkan menjadi desa IKM Samiler di Kabupaten Jombang. “Kami berkeinginan hal tersebut bisa terwujud. Kami juga berkeinginan memiliki Pusat Pemasaran Samiler Terpadu,” pungkas Mardi.

Sekadar diketahui, Desa Kayangan, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang memang menjadi sentra produksi kerupuk samiler atau yang populer dengan sebutan opak. Saat ini terdapat 40 orang produsen Samiler di desa tersebut yang tergabung dalam ASPERA. Mereka menyepakati model pemasaran dengan sistem ‘One Village, One Produk, One Packing’.[rif.ca]

Tags: