Satgas TMMD Ke-110 Bojonegoro Lakukan Pendampingan Petani Ngrancang

Terlihat, salah satu personel Satgas TMMD ke- 110 Kodim 0813 Bojonegoro, melaksanakan pendampingan petani sekaligus memantau perkembangan tanaman padi serta perawatan tanaman melalui pemupukan dengan cara yang baik dan benar.

Dukung Swasembada Pangan
Bojonegoro,Bhirawa
Dalam rangka mendukung swasembanda pangan nasional, anggota Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, gencar melakukan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) guna peningkatan kemanunggalan TNI dan rakyat.

Terlihat, salah satu personel Satgas TMMD ke- 110 tahun 2021 Kodim 0813 Bojonegoro, melaksanakan pendampingan petani sekaligus memantau perkembangan tanaman padi serta perawatan tanaman melalui pemupukan dengan cara yang baik dan benar.

Pendampingan petani, merupakan salah satu tugas TNI termasuk Satgas TMMD pada Upaya Khusus (Upsus), guna mendukung program Swasembada Pangan Nasional.

Pada pelaksanaannya, Parjurit membantu proses pemupukan untuk memantau perkembangan tanaman padi pada fase Pertumbuhan Vegetatif serta ketersediaan air pada masa tanam ke II di Desa Ngrancang, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro yang menjadi desa sasaran program TMMD.

Lettu Ckm Suroto, selaku Komandan SSK Satgas TMMD, menjelaskan bahwa pada fase pertumbuhan vegetatif mencakup pertumbuhan akar, batang, dan daun. “Dalam fase ini tanaman memerlukan banyak cadangan makanan (karbohidrat) yang akan dirombak menjadi energi untuk pertumbuhan, di fase inilah harus di pupuk dan ketersediaan air harus cukup.

Saat ini proses pertumbuhan tanaman padi di Desa Ngrancang usia sekitar 25 hari dan memasuki tahap pertumbuhan dan harus dilakukan pemupukan secara berkala.

Pendampingan petani ini juga dalam rangka pelaksanan mendukung program Swasembada Pangan Nasional. Satgas TMMD ke 110 Kodim 0813 Bojonegoro turun ke sawah untuk melaksanakan komsos, dan upaya ini pun mendapatkan sambutan baik dari para petani.

Suparno (47), pemilik lahan pertanian yang saat ini ditanami padi, menjelaskan, bahwa tanaman padinya sudah berumur sekitar 25 hari memasuki tahap pertumbuhan.

“Alhamdulillah perkembangan pertumbuhan tanaman padi kami cukup baik, hal ini karena selain perawatan yang maksimal juga karena ketercukupan akan adanya kebutuhan air,” terang Suparno.

Dirinya berharap, ketersediaan air bisa tercukupi sampai nanti menjelang panen, karena curah hujan saat ini sudah sangat berkurang saat menjelang masuk musim kemarau. Suparno juga mengucapkan terima kasih kepada anggota TNI Satgas TMMD Kodim 0813 Bojonegoro yang telah memberikan perhatian dalam pendampingan ini.

“Semoga air irigasi dari wilayah talang masih tersedia sampai nanti menjelang panen, sehingga pertumbuhan tanaman padi tidak terganggu dan hasil panen dapat maksimal,” pungkasnya. [bas]

Tags: