Satlantas Polres Malang Kenalkan Rujak Limpung dan Bayar Pajak Turut Deso

Kasatlantas Polres Malang AKP Diyana Suci Listyawati saat memberikan sosialisasi program Samsat Jelita pada masyarakat di Kampung Tangguh, Desa Slorok, Kec Kromengan, Kab Malang

Kab Malang, Bhirawa
Untuk memberikan kesadaran masyarakat Kabupaten Malang agar taat membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), maka Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Malang telah melakukan berbagai inovasi baru. Salah satunya adalah menyapa masyarakat yang berada di Kampung Tangguh, atau sebuah kampung yang dinilai
menjadi salah satu faktor kesuksesan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), untuk memutus mata rantai Corona Virus Disease (Covid-19).

”Kami sudah melakukan sosialisasi program Seruan Membayar Pajak Keliling Kampung atau Rujak Limpung dan Bayar Pajak Turut Deso Kantor Bersama (KB) Samsat Karangploso atau Bakso Bakar di Kampung Tangguh, serta kami perkenalkan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap Jelajah Lintas Desa (Samsat Jelita),” kata Kepala Satlantas Polres Malamg AKP Diyana Suci Listyawati, Kamis (4/6), kepada wartawan.

Menurutnya, sosialisasi yang sudah lakukan seperti di Kampunga Tangguh Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, dan Desa Slorok, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang. Dan khusus di Desa Slorok, Satlantas mengenalkan Jelita, yakni salah satu inovasi layanan publik andalan Satlantas Polres Malang. “Pelayanan pembayaran pajak bermotor di Kampung Tangguh Semeru Desa Slorok dengan menggunakan inovasi pelayanan publik Jelita,” jelasnya.

Masih dijelaskan mantan Kasatlantas Polres Batu ini, Satlantas dalam melakukan sosialisasi tidak sendiri, karena dirinya menggandeng Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dan Bintara Pembina Desa (Babinsa) TNI Aangkatan Darat (AD) Desa Slorok. Dan dalam sosialisasi program Jelita tersebut telah diikuti 64 orang masyarakat yang wajib pajak. Sedangkan selama kegiatan ini, pihaknya juga menerapkan protokol kecehatan Covid-19.

“Kegiatan yang kami lakukan itu, berjalan lancar dan mendapat apresiasi dari masyarakat. Sehingga dengan antusiasnya masyarakat mengikuti sosialisasi tersebut, maka bisa dinilai bahwa masyarakat sudah mulai memiliki kesadaran dalam membayar PKB,” pungkas Diyana. [cyn].

Tags: