Satpol PP Surabaya Segel Tower di Luar Zona

18-towerPemkot Surabaya, Bhirawa
Salah satu tower atau Base Transceiver Station (BTS) operator seluler yang melanggar aturan di Medokan Sawah Timur, Kecamatan Rungkut ditertibkan petugas. Tower milik PT Gobal Indonesia yang berdiri diluar zona ini disegel Satpol PP Kota Surabaya.
Selain berdiri di luar zona, tower yang berdiri diatas bangunan rumah juga tak berizin (IMB), mesin pendingin tower itu juga menimbulkan kebisingan dan sangat mengganggu warga. Warga pun lalu melaporkan hal itu ke petugas Kecamatan Rungkut. Selanjutnya laporan itu diteruskan ke Pemkot Surabaya. Alhasil, tower itu memang tak berizin.
Atas laporan itu, Satpol PP Surabaya dan pihak Kecamatan Rungkut, turun ke lokasi, Rabu (17/12). Di tempat itu, tower setinggi 12 meter itu disegel dengan cara memasang stiker tanda silang dan garis pembatas.
“Tower itu melanggar Perda Nomor 5 tahun 2013 tentang pengendalian menara bersama. Tower itu dibangun di luar zona yang telah ditetapkan Pemkot Surabaya,” kata Camat Rungkut Ridwan Mubarun yang berada dilokasi kejadian.
Dia menambahkan, sesuai Perda yang ada, tower bisa berdiri di pemukiman warga, namun harus ber-IMB dan ketinggiannya tak lebih dari enam meter. Selain itu, pendirian tower harus di lokasi yang sudah ditentukan atau kawasan yang sudah ada towernya. ” Menurut laporan warga setiap malam mengganggu warga sekitar karena bunyi keras dan bisin. Jenis tower ini monophone dengan tinggi 12 meter diatas bangunan,” tambahnya.
Sementara itu , ketua RT VI Medokan Sawah Timur Gg IV D, Agus Supriyanto mengatakan, tower ini baru beroperasi tiga mingguan. Selain itu, pemilik tower seluler ini tak pernah mensosialisasikan pada warga, serta banyak yang menentang keberadaan tower.
” Pendiriannya selalu pada malam hari, jadi sembunyi-sembunyi. Warga tak curiga, tapi setelah beroperasi warga terganggu karena mengeluarkan bunyi keras. Pemilik rumah Pak Bagio ini orang pemkot Surabaya, dia kesehariannya bekerja di puskesmas gotong royong daerah Manyar,” bebernya pada Bhirawa. (geh)

Tags: