SE Menaker: Pemetaan Upah Minimum Sudah 18 Provinsi Nyatakan Sepakat

Menaker Ida Fauziyah

Jakarta, Bhirawa.
Terkait dengan Upah Minimum Provinsi (UMP), tercatat sudah ada 18 provinsi yang akan mengikuti Surat Edaran (SE) Menaker. SE Menaker nomor M/11/HK.04/2020, mengatur tentang penetapan Upah Minimum tahun 2021 sama besarnya dengan Upah Minimum tahun 2020.

“SE Menaker tersebut dimaksudkan sebagai jalan tengah untuk mengatasi kondisi terdampak pandemi Covid-19. Setelah melewati diskusi dan pertimbangan dari berbagai hal di Dewan Pengupahan Nasional. Diharapkan, para Gubernur menjadikan SE ini sebagai referensi dalam penetapan Upah Minimum di daerahnya,” ucap Menaker Ida Fauziyah, akhir pekan.

Berdasarkan pemantauan, sampai Selasa 27 Oktober 2020, pukul 16.35 WIB, beberapa daerah telah melaksanakan sidan Dewan Pengupahan Provinsi. Dalam kaitan persiapan penetapan Upah Minimum tahun 2021, dan telah menghasilkan kesepakatan akan melaksanakan SE Menaker tersebut. 

Surat edaran penetapan Upah Minimum tersebut, diteken Menaker pada 26 Oktober 2020. Selanjutnya, Upah Minimum 2021 ini, secara resmi akan ditetapkan dan diumumkan oleh seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) pada akhir Oktober 2020.

Penerbitan SE Menaker ini dilakukan untuk memberikan perlindungan dan keberlngsungan bekerja bagi pekerja/buruh. Serta menjaga kelangsungan usaha, perlu dilakukan penyesuaian terhadap penetapan Upah Minimum. Pada situasi pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19.

“Penerbitan SE ini juga dilatarbelakangi keberadaan pandemi Covid-19, yang telah ber dampak pada kondisi perekonomian dan kemampuan perusahaan. Dalam memenuhi hak pekerja/buruh, termasuk dalam membayar upah,” jelas Menaker Ida. 

Diharapkan, Pemda melaksanakan penetapan Upah Minimum 2021, sesuai ketentua peraturan perUndand-Undangan. Menetapkan dan mengumumkan Upah Minimum Provinsi tahun 2021 pada tanggal 31 Oktober 2020. Diminta, Gubernur menindak lanjuti dan menyampaikan SE Menaker ini kepada Bupati/Walikota serta pemangku kepentingan terkait, di wilayah nya. (ira).

Tags: