Sebagian SKPD Masih Sepelekan Kearsipan

5-ach-Sebagian SKPD Masih Menyepelekan KearsipanSidoarjo, Bhirawa
Ternyata masih banyak SKPD di Kab Sidoarjo yang menyepelekan penanganan kearsipan, baik penataannya maupun penempatan raknya. Dan hal ini diperparah para kepala SKPD yang juga tak memperhatikan penanganan dokumen dan arsip yang seharusnya disimpan dengan rapi. Padahal suatu saat dokumen dan arsip ini sangat dibutuhkan serta harus ditemukan secara cepat.
Hal itu ditegaskan Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip, Drs Sutjipto MM saat melihat kondisi arsip dari RS Sidoarjo yang sudah dianggap sampah. Kondisinya ini sangat memprihatinkan, perlakuannya persis sampah, bahkan waktu pengirimannya juga menggunakan truk sampah.
”Seharusnya penanganannya tak seperi itu. Sebab arsip itu sangat penting sekali, kalau tak penting kenapa sampai pemerintah membuat aturan-aturannya,” tegasnya.
Disamping itu, para pengelolanya juga tak berani bicara kepada pimpinannya secara tegas. Ada juga yang SDM (Sumber Daya Manusian) nya juga diperlakukan semena-mena dan diejek teman-temannya. Mengapa ngurusi barang-barang yang sudah menjadi sampah, terus gak kuat mental. Akhirnya berhenti tak mau mengurusi arsip lagi. ”Selain itu adalagi yang SDM nya sudah diberi Bintek maupun pelatihan-pelatihan tentang pengelolaan arsip ternyata pindah atau dipindah, dan penggantinya tak ada pelatihan, akhirnya macet lagi,” ungkapnya.
Seandainya setiap pimpinan SKPD peduli tentang kearsipan, tentu saja kantor arsip juga akan tertata rapi. Bisa kita lihat kondisi arsip dari RS ini saja, sudah persis sampah. Padahal ini merupakan arsip-arsip medis yang penting, termasuk juga arsip rekam medis maupun yang lainnya.
”Disisi lain, lembaga yang terkait juga ikut mendukung seperti Bappeda, PU Cipta Karya untuk pembuatan gedungnya. Kantor arsip ini bukan didesign untuk gudang arsip, tetapi ini sepertiĀ  pekantoran. Jadi nggak layak kalau kantor ini dijadikan gudang arsip, makanya kita perlu gedung khusus untuk arsip,” katanya.
Sehingga kalau kita perlu untuk melengkapi sarana dan prasarananya bisa sesuai dengan peruntukannya. Setelah itu para SKPD digerakkan untuk mengirimkan arsip ke Badan Arsip bisa berjalan dengan baik. Kalau seperti ini, ya sekarang kondisinya belum memenuhi syarat. Bahkan mantan Kabag Humas ini juga menceritakan ada pejabat yang mencari arsip penting tidak bisa ditemukan.
”Saling lempar sana-lempar sini, bahkan petugas yang menangani juga mengatakan tidak tahu, itu tugas pegawai yang dulu. Kondisi inilah yang masih sering terjadi. Makanya yang namanya arsip, entah itu pejabat lama atau pejabat baru, yang namanya arsip harus tertata dengan baik dan rapi. Saya yakin suatu saat pasti ada gunanya, termasuk arsip kerjasama Pemda dengan pihak ketiga yang puluhan tahun itu, pejabatnya pensiun arsipnya masih tertata dengan baik,” ujarnya. [ach]

Keterangan Foto : Inilah kondisi arsip dari RSUD yang telah diangkut dengan truk sampah kemarin. [achmad suprayogi/bhirawa]

Tags: