Sediakan Golden Tiket, Unair Beri Kesempatan Siswa Berprestasi

Rektor Unair Prof Moh Nasih didampingi Ketua PPMB Unair Ach Solihin dalam pembukaan Airlangga Education Expo 2021.

Surabaya, Bhirawa
Universitas Airlangga (Unair) Surabaya memberikan peluang golden ticket pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) tahun 2021. Bagi siswa yang memiliki prestasi outstanding, berpeluang besar untuk jalur khusus ini.
Menurut Rektor Unair, Prof Moh Nasih, golden ticket ini diberikan pada siswa lulusan 2021 yang memiliki prestasi outstanding dan prestasi luar biasa. Ada tiga jenis seleksi yang akan dilakukan dalam jalur ini, pertama para juara lomba atau olimpiade internasional yang linier dengan Prodi pilihannya. Dengan penyelenggara lomba yang diselenggarakan oleh lembaga terpercaya, dan dengan nilai akademik sekolah yang baik.
“Istilahnya (ini jalur) SNMPTN plus – plus atau golden ticket yang bisa diikuti siswa berprestasi. Kedua untuk para pemimpin siswa atau pemimpin OSIS dengan nilai akademik yang masih bagus. Dan ketiga untuk hafidz 30 juz, atau penghafal seluruh kitab suci untuk agama lain dan berasal dari SMA umum, bukan sekolah keagamaan,” jelas Prof Nasih.
Prof Nasih menjelaskan, tentunya seleksi akan dilakukan dengan pertimbangan kesesuaian program studi yang dipilih dengan kemampuan akademiknya. Meskipun tidak 100% menjadi pertimbangan, tetap akan mempengaruhi kelolosan. Contohnya, penghafal 30 juz tapi dari jurusan IPS tetap tidak bisa masuk Fakultas Kedokteran. Atau penghafal 30 juz, nilai akademik tidak begitu bagus juga tidak bisa masuk ke prodi – prodi favorit.
Sementara itu, Ketua Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru ( PPMB) Unair, Ach Solihin menambahkan, para siswa yang berprestasi bisa mendaftar untuk mendapatkan golden ticket yang terdiri dari tiga jenis. Yaitu prestasi akademik, prestasi kepemimpinan dan penghafal kitab suci.
“Dan mereka harus pendaftar SNMPTN dengan memilih Unair di pilihan pertama. Karena tahun lalu sudah lolos golden ticket ternyata tidak memilih Unair,” jelasnya.
Pendaftaran pun, lanjut Prof Nasih, dilakukan secara online di website PPBM Unair. Dengan melampirkan syarat tambahan yaitu bukti pendaftaran mengikuti Airlangga Education Expo 2021 (AEE).
“Karena AEE akan diadakan tiap hari hingga tanggal 26 Februari jadi sambil menambah informasi tentang Prodi yang dipilih karena ada perkenalan tiap fakultas setiap harinya,” urai dia.
Kemudian akan diproses dan diseleksi, apakah prestasi yang diajukan sesuai dengan Prodi yang dipilih (linier). Dan apakah kemampuan akademiknya masih dalam rentang untuk diterima. Pasalnya, pendaftaran golden ticket akan berlangsung mulai 16 hingga 20 Februari 2020. Serta ada proses validasi dan konfirmasi untuk prestasinya dan akan diumumkan tanggal 24 Februari.
“Golden ticket bukan berarti semua pendaftar berprestasi akan diterima. Seperti tahun 2020 ada 14 siswa yang mendapat golden tiket,” tandasnya.

Kuota Golden Ticket Menyesuaikan Kebutuhan Prodi
Dibukanya jalur golden ticket dalam SNMPTN 2021 di Unair akan menyesuaikan jumlah kebutuhan masing – masing Fakultas. Dikatakan Rektor Unair, Prof Moh Nasih, untuk jalur SNMPTN secara umum disediakan kuota 1.260 orang dan penerima golden ticket termasuk di dalamnya.
“Semoga bisa tersebar di semua Prodi juga. Karena biasanya golden tiket ini berkumpul di beberapa Prodi saja,” kata dia.
Untuk Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) maksimal penerima jalur golden tiket masing – masing dua orang. Sementara bagi fakultas lainnya bisa lebih banyak. Sedangkan secara umun, kuota mahasiswa baru di Unair pada tahun ini sebesar 6.300 yang dibagi untuk tiga jalur yakni jalur SNMPTN, jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan jalur Mandiri.
“Kuota ini sedikit lebih banyak dari tahun lalu. Kuotanya masing – masing adalah untuk SNMPTN 30%, SBMPTN 40 persen dan Mandiri 30%. Kouta di jalur SNMPTN Unair sekitar 1.260 mahasiswa baru,” pungkasnya. [ina]

Tags: