Sekda Trenggalek Nyatakan Pembangunan Ekonomi Diperlukan Kerjasama Kawasan Selatan

Trenggalek,Bhirawa
Sekda Trenggalek Ajak Kabupaten Terkait berperan Pro Aktif rencana Pengembangan Kawasan Selingkar Wilis dan Kawasan Selatan
Keberadaan Perpres 80 tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Gerbangkertosusila, BTS, Selingkar Wilis dan Lintas Selatan, tentunya menjadi angin segar bagi beberapa daerah minim seperti Trenggalek untuk bisa bangkit dan mengangkat perekonomian di daerahnya.
Apalagi Kabupaten Trenggalek sendiri bersinggungan dengan 2 kawasan ekonomi yang akan dikembangkan dalam Perpres ini, Kawasan Selingkar Wilis dan Kawasan Selatan.
Sekda Trenggalek, Joko Irianto dalam kegiatan Coffee Morning, Jum’at (21/2) menyebutkan bawasannya terbitnya Perpres 80 ini bisa menjadi senjata bagi daerah untuk mengembangkan kawasan perekonomiannya. Namun itu semua tidak hanya bisa sebatas ada Perpres saja, perlu ada koordinasi yang baik, kerja keras dan peran aktif dari semua daerah yang bersingggungan dalam kawasan yang akan dikembangkan untuk mengawal Perpres tersebut.
“Keberadaan Perpres 80 ini bisa menjadi senjata, namun kalau tidak kita perjuangkan dan gunakan akan menjadi sia-sia. Intinya kita harus kompak,” ungkap Joko saat dikonfirmasi awak media.
“Pagi ini kita mengevaluasi apa yang telah kita lakukan. Termasuk hasil rapat -rapat saya di Jakarta, dimana Kementrian menyarankan kita untuk menyikapi serius, mempersiapkan diri dengan lebih baik terkait dengan adanya Perpres 80 tahun 2019,” lanjutnya.
Kita harus berkoordinasi dengan daerah lain yang berhubungan, seperti di Kawasan Selingkar Wilis ataupun Kawasan Selatan untuk memperjuangkan bersama-sama. Harus ada peran pro aktif daerah untuk bisa mengawal rencana pengembangan kawasan yang termaksud dalam Perpres tersebut kepada pemerintah pusat.
Pada intinya keberadaan Perpres 80 tersebut tidak bisa menjamin percepatan pengembangan kawasan ekonomi tersebut bisa segera dilaksanakan tanpa ada peran pro aktif semua daerah kepada Pemerintah pusat. “Kita harus kompak dan kerja keras untuk memberi informasi dan komunikasi ke pemerintah pusat,” tutup Joko.(Wek)

Tags: