Selama Pandemi Covid-19, Janda di Blitar Capai 2.942 Orang

Tampak Kantor Pengadilan Agama Blitar yang berada di jalan Imam Bonjol Kota Blitar. [Hartono/Bhirawa]

Blitar, Bhirawa
Selama pandemi Virus Corona (Covid-19), sebanyak 2.942 perempuan berumah tangga di Blitar selama tahun 2020 kini berstatus janda.

Panitera Muda Pengadilan Agama Blitar, Nurkholis Ahwan mengatakan sepanjang tahun 2020 berdasarkan data yang ada di Pengadilan Agama Blitar gugatan cerai dari istri sebanyak 2.942 perempuan yang kini berstatus janda.

“Sepanjang tahun 2020 bersamaan dengan Pandemi Covid-19, gugatan istri kepada suami ada 2.942 perempuan,” kata Nurkholis Ahwan.

Lanjut Nurkholis Ahwan, sedangkan total kasus perceraian yang masuk ke Pengadilan Agama Blitar selama tahun 2020 sebanyak 4.045 kasus, dimana sebanyak 2.942 kasus diantaranya adalah gugatan dari pihak istri. Sedangkan 1.103 perkara selebihnya, merupakan talak suami.

“Gugatan cerai banyak dilatarbelakangi faktor ekonomi, juga karena istri yang bekerja, di mana sebagian besar menjadi buruh migran,” ujarnya.

Selain itu diakuinya juga ada karena sang suami karena menganggur di rumah, serta penyebab gugatan cerai lainnya adalah adanya orang ketiga.

“Kemudian banyak juga yang disebabkan kekerasan dalam rumah tangga,” jelasnya.

Di sisi lain dikatakan Nurkholis, pengajuan cerai ke pengadilan mayoritas dilakukan pasutri muda dengan usia 35 tahun ke bawah, dimana sebelumnya pihak pengadilan selalu mengupayakan para pihak untuk kembali hidup bersama dengan melakukan mediasi, namun hanya sekitar 0,2 persen saja pasangan yang bisa akur kembali.

“Selebihnya tetap memilih untuk berpisah, namun demikian dibandingkan dengan tahun 2019, jumlah kasus gugatan cerai tahun 2020 relatif turun,” terangnya.

Tambah Nurkholis, berdasarkan data Pengadilan Agama pada tahun 2019 terdapat 4.365 kasus perceraian dengan perinciannya, 3.151 kasus merupakan gugatan istri dan 1.214 kasus merupakan talak suami.

“Sedangkan jumlah pengajuan cerai di Pengadilan Agama Blitar rata-rata 10-20 kasus per hari,” imbuhnya. [htn]

Tags: