Selektif Pilih Bupati Sidoarjo

M Sholeh

M Sholeh
Pengacara kondang asal Sidoarjo, M Sholeh mengingatkan agar pengganti Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali atau Gus Muhdlor, nanti haruslah orang yang bersih dan jujur. Agar tidak kembali membuat sakit hati warga kabupaten Sidoarjo. Karena tiga orang bupati mereka, semuanya telah terjerat kasus korupsi yang memakan uang rakyat.

“Sebelum memilih bupati, lihatlah rekam jejaknya, latar belakangnya, supaya tidak beli kucing dalam karung,” kata M Sholeh, saat ikut turun gunung, di depan Pendopo Delta Wibawa, sehari sebelum Gus Muhdlor ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (7/5).

Sholeh yang terkenal dengan tagline No Viral No Justice itu mengatakan, pelaksanaan Pilkada 2024 di Kabupaten Sidoarjo akan dilaksanakan pada 27 November 2024 mendatang. Warga masyarakat Sidoarjo diingatkan hati-hati, selektip dalam memilih Bupati baru. Jangan hanya sekedar memilih Bupati karena telah diberi uang.

Sebagaimana diketahui, Bupati Sidoarjo-Gus Muhdlor, Selasa 7 April 2024, akhirnya ditahan oleh KPK. Sebelumnya yang bersangkutan dipanggil dua kali oleh KPK, namun tidak hadir. Panggilan pertama, 19 April tidak hadir karena alasan sakit, panggilan kedua tidak hadir lagi tidak ada alasan. Akhirnya pada panggilan ketiga, 7 Mei, yang bersangkutan langsung ditahan KPK.

Dari kasus dugaan korupsi, pemotongan insentip pajak ASN di lingkungan BPPD Kabupaten Sidoarjo ini, KPK juga telah menahan dua ASN Sidoarjo. Yakni, Siskawati, selaku kasubag umum kepegawaian BPPD dan Ari Suryono, Kepala BPPD Sidoarjo. [kus.iib]

Rate this article!
Tags: