Seluruh Gugatan Paslon 1 Tak di Kabulkan MK

Terharu saat mendengar MK membacakan putusan sidang sengketa Pilkada Lamongan,Yuhronur Efendi – KH.Abdul Rouf bergandengan tangan dan saling menguatkan. [Alimun Hakim/Bhirawa]

Lamongan, Bhirawa
Babak akhir sengketa Pilkada Kabupaten Lamongan yang digugat oleh Paslon Suhandoyo – Astiti di Mahkamah Konstitusi ahirnya tak terbukti.

Majelis Hakim sidang dalam eksepsinya putusanya Rabu (17/2) membacakan jika seluruh gugatan pemohon dari Paslon 1 di Pilkada Lamongan ditolak alias tak dikabulkan.

Dalam sidang terbuka yang dilakukan secara virtual, Majelis Hakim membacakan dalam Eksepsi putusan, bahwasanya eksepsi termohon dan eksepsi pihak terkait mengenai kedudukan hukum pemohon beralasan menurut hukum dan menyatakan pemohon tidak memiliki kedudukan hukum.

Saat Mahkamah Konstitusi memutuskan dan menolak seluruh gugatan pemohon langsung disambut dengan tangis haru pasangan berbaju batik khas Lamongan Yuhronur Efendi – KH Abdul Rouf (Yesbro) dan para pendukungnya di kediaman.

Mereka menyaksikan secara langsung di layar lebar.Sejurus kemudian, Bupati dan Wakil Bupati Lamongan terpilih tersebut juga langsung melakukan sujud syukur.

“Alhamdulilah saya bersyukur sekali ternyata MK telah mengadili sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Tentu ini adalah sebuah kebenaran artinya yang telah kita lakukan tidak ada penyimpangan hukum sama sekali karena memang seperti itulah yang kita lakukan,” ujar Bupati terpilih Lamongan Yuhronur Efendi pada wartawan, Rabu (17/2).

Namun yang lebih penting lagi dari itu, menurut Yuhronur, kemenangan ini adalah merupakan kemenangan seluruh masyarakat Lamongan tanpa terkecuali.

Senada dengan itu, KH Abdul Rouf berharap agar perjalanannya bersama pasangannya Yuhronur Efendi dalam menjalankan roda pemerintahan kedepan nantinya selalu mendapat taufik dan hidayah Allah.

“Mudah-mudahan perjalanan Yesbro ke depan dalam memimpin Lamongan mendapatkan taufik hidayah dari Allah, demi kesejahteraan seluruh masyarakat Lamongan tanpa terkecuali,” imbuh Wakil Bupati KH Abdul Rouf.

Terpisah, Ketua KPU Lamongan Mahrus Ali usai mendengar pembacaan putusan MK ini mengatakan, langkah selanjutnya yang akan dilakukan oleh KPU adalah menggelar pleno penetapan calon terpilih pasca putusan dismisal/ ketetapan MK.

“Sesuai dengan PKPU dan SE KPU RI, kami akan segera menggelar penetapan calon terpilih pasca putusan atau ketetapan,Maksimal 5 hari setelah kita menerima salinan putusan MK dari KPU RI,” pungkas Mahrus. [aha.yit]

Tags: