Seminar Penelusuran Hari Jadi DPRD Kabupaten Nganjuk

Seminar dengan tema “Penelusuran Hari Jadi DPRD Kabupaten Nganjuk” digelar di ruang ruang rapat paripurna DPRD. [ristika/bhirawa]

Nganjuk, Bhirawa
Seminar dengan tema “Penelusuran Hari Jadi DPRD Kabupaten Nganjuk” digelar di ruang ruang rapat paripurna DPRD. Menghadirkan narasumber Prof. Dr. Aminudin Kasdi dosen Universitas Negeri Surabaya, Peneliti Litabmas dan penulis buku dengan judul “Mensinergikan Sejarah, Budaya Dan Pariwisata Dalam Mewujutkan Situs Trowulan Sebagai Taman Nasional Majapahit”.

Selain itu juga ditambah narasumber asal Nganjuk Sukadi, S Pd, M PD penulis buku “Sejarah Cikal Bakal Nama Anjuk Ladang” dan Rudi Handoko S.S, guru Sejarah dan juga penulis buku “Kabupaten Berbek Yang Pernah Mengukir Sejarah”. Kedua narasumber terakhir juga sebagai anggota Kota Sejuk (Komunitas Pencinta Sejarah Nganjuk).

Dalam acara tersebut juga hadir Drs. Soetrisno Rachmadi Bupati Nganjuk periode 1993-2003. Dalam acara seminar ini, disamping untuk menentukan hari jadinya, DPRD Kabupaten Nganjuk juga memerlukan upaya pembuktian kajian legenda, genetik, spesifik serta proses geografi.

Sebagaimana yang dituturkan Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono pada awak media, seminar ini sebagai bentuk penelusuran hari jadi DPRD Kabupaten Nganjuk yang pertama kali, yaitu sejak jaman Belanda sampai terbentuk Negara Republik Indonesia.

“Salah satu cara untuk menelusuri hari jadi tersebut, bisa melalui beberapa kajian, seperti legenda atau mendengarkan cerita yang berkembang di masyarakat, lalu mencari asal usulnya,” tutur Tatit.

Tatit juga menambahkan, selain itu pihaknya juga akan melihat sejauh mana polemik masyarakat atas kajian-kajian yang diberikan oleh narasumber dalam seminar ini. Dan apabila banyak terjadi perbedaan pendapat dengan didukung pembuktian-pembuktian ontentik dimasing-masing, yang bersilang pendapat, pihaknya bisa melakukan melakukan seminar ulang.

“Masukan dan pendapat melalui bukti otentik, benda nantinya akan dijadikan bahan diskusi dalam pembahasan lanjutan di DPRD. Karena itu sebagai tahap awal adalah penelusuran mencari bahan dengan legenda, historis naskah dan melakukan diskusi atau seminar seperti ini,” kata Tatit menambahkan.

Masih menurut Tatit, untuk penetapan hari jadi DPRD Kabupaten Nganjuk, pihaknya memberikan wewenang kepada para ahli di bidangnya bersama para akademisi, tokoh sejarah dan masyarakat, untuk memutuskan mana yang lebih tepat untuk menjadi hari kelahiran DPRD Kabupaten Nganjuk.

“Untuk sekarang kami masih menunggu hasil kesimpulan dari diskusi atau kajian naskah akademik itu, dan selanjutnya, baru melakukan Rapat Paripurna pembahasan Hari kelahiran DPRD Kabupaten Nganjuk,” pungkas Kang Tatit sebagaimana sapaan akrab politisi PDIP ini, disela- sela Seminar. [ris.adv]

Tags: