Semipro, Job Market Fair Tersedia 2.835 Peluang Kerja

9-wapProbolinggo, Bhirawa
Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) menggelar Job Market Fair (JMF) yang menyediakan 2835 peluang kerja di dalam dan luar kota bahkan luar negeri. JMF yang diikuti 53 perusahaan diserbu puluhan ribu pencari kerja (pencaker). Kali ini, JMF digeber bersamaan dengan event Seminggu di Kota Probolinggo (semipro).
Beberapa perusahaan yang terlibat berasal dari Kota Probolinggo, Kabupaten Probolinggo, Bali, Surakarta, Kabupaten Jember, Kabupaten Sidoarjo, Malang, Surabaya dan Pasuruan. Dari 53 perusahaan yang ada terdapat tiga perusahaan yang melakukan wawancara dan psikotes (tes tulis) secara langsung adalah PT Indomarco Prismatama (Indomaret), PT. Alfamart dan BTPN Syariah.
Tingginya angkatan kerja di Kota Probolinggo yang mencapai 117.754 dengan 97.288 kesempatan kerja, diperkirakan pengangguran mencapai 21.479. Oleh sebab itu, pemerintah perlu langkah konkrit untuk mengurangi jumlah pengangguran secara signifikan dan nyata, salah satunya dengan JMF ini.
“JMF membantu para pencari kerja dan perusahaan. Tujuannya memberikan pelayanan di bidang penempatan tenaga kerja secara tepat, cepat dan efisien kepada pencari kerja dan pengguna tenaga kerja yang pada akhirnya akan mengurangi pengangguran,” kata Kasi penempatan tenaga kerja Disnaker kota Probolinggo Murpiyanto, Rabu 18/6.
Keuntungan bagi pencari kerja dapat memilih lowongan pekerjaan sesuai dengan bakat, kemampuan dan ketrampilan yang dimiliki sehingga diharapkan dapat meningkatkan produktifitas. Mempermudah penyediaan dan pengerahan calon tenaga kerja sesuai dengan klasifikasi jabatan yang diperlukan.
“Sedangkan keuntungan bagi pemkot, dapat mempertemukan secara langsung dan massal antara pencari kerja dan pengguna tenaga kerja. Yang pada akhirnya akan mengurangi angka pengangguran secara nyata,” papar Murpiyanto.
Para pelamar sebelumnya mengisi formulir pendaftaran yang sudah disediakan perusahaan yang kemudian dikumpulkan sesuai dengan lamarannya kemasing-masing perusahaan, jika memenuhi syarat maka para pelamar tersebut akan dipanggil untuk dilakukan tes sesuai dengan sistem yang ada di masing-masing perusahaan. Yang jelas setiap tahunnya dengan pelaksanaan JMF ini membantu pemerntah daerah untuk mengurangi angka pengangguran yang dari tahun ke tahun tersu bertambah, seiring dengan julah kelulusan dari SMA maupun SMK yang ada di kota Probolinggo ini, tambahnya.
Saat membuka JMF, Walikota Probolinggo Rukmini sempat menyatakan jika alangkah baiknya sekolah-sekolah bisa bekerjasama dengan perusahaan sehingga dapat memberikan peluang kerja setelah para murid lulus sekolah. (adv/wap*).

Keterangan Foto : Para Pencari kerja sedang menyimak papan informasi. [wap/bhirawa]

Tags: