Seorang PNS Positif Gunakan Benzo

Malang, Bhirawa
Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota  Malang, Senin 17/3 kemarin  kembali melakukan   Tes Urine, terhadap para Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkugan sekretariat  Pemkot Malang, satu PNS Positif Gunakan Benzo atau psikotoprika golongan 4. B
Tim dokter BNN Kota Malang, dr. Edy Dwitanto mengungkapkan, narkotika jenis Benzo biasa terdapat dalam obat yang diresepkan dokter, diantaranya terkandung dalam obat sakit kepala, obat maag, dan campuran obat batuk.
Tetapi lanjutnya, penggunaan obat ini menyebabkan ketergantung ringan. Menurutnya, BNN Kota Malang akan memanggil PNS yang bersangkutan, untuk dimintai klarifikasi mengenai penggunaan Benzo. “Orangnya akan dipanggil ke BNN untuk diklarifikasi, jika memang mengkonsumi karena resep dokter tidak masalah, tetapi jika ada penyelewengan pasti ada tindakan hukum,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala BNN Kota Malang, AKBP Henry Budiman mengungkapkan, tes urine yang digelar instansinya kali ini merupakan yang kelima. Sebelumnya, PNS di lingkungan Block Office juga menjalani tes serupa. “Tes urine rutin digelar di sejumlah instansi termasuk sekolah dan pemerintah. Kami berharap aparat pemerintah bisa bersih dari penggunaan obat-obatan terlarang,” katanya.
Karena  Kota Malang merupakan wilayah yang berpotensi sebagai tempat penyebaran narkoba, mengingat banyak pelajar dan warga pendatang ke Malang. “Tahun ini merupakan tahun penyelamatan terhadap penggunaan narkoba, Malang ini punya potensi pasar peredaran narkoba yang cukup besar,”tukas AKBP Henry.
Ditegaskan dia, dalam beberapa waktu kedepan pihaknya, akan mendatangi seluruh instansi, hanya saja kedatangnya tidak di beri tahukan dulu.
“Kami akan datang sewaktu-waktu  tapi tidak kami beritahukan ini untuk memastikan jika para PNS benar-benar seteril dari pengaruh obat-obatan terlarang,”imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Malang, Sugiharto menyatakan tes urine bagi PNS ini  merupakan upaya preventif agar PNS Pemkot Malang berperilaku hidup bersih dan sehat, serta  jauh dari bahaya narkoba.
“Kita sambut positif kegiatan ini, karena ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kinerja, tapi jika ada yang terbukti PNS bisa minta rehabilitasi, daripada tertangkap oleh aparat, makanya tes ini juga  sebagai garansi jika PNS bebas dari narkoba,” katanya.
Menurut Sugiharto, tes urine  ini menjadi momen  penting bagi PNS dan tidak usah takut karena  akan terus dilakukan secara mendadak di semua SKPD. [mut]

Rate this article!
Tags: