September, Nasdem Janjikan Buat Kejutan Besar

Sekitar 70 orang tergabung Forum Peduli Muslimat Jatim (FPMJT) bertempat di RM Prima Rasa Surabaya, menyatakan mendukung Saifullah Yusuf (Gus Ipul) sebagai Cagub Jatim mendatang, Sabtu (27/8). [trie diana]

FPMJT Dukung Gus Ipul
Nasdem Jatim, Bhirawa
Partai Nasdem berjanji akan membuat kejutan besar pada Bulan September dengan mengumumkan siapa saja pasangan  pasangan Cagub dan Cawagub yang akan diusungnya. Sementara untuk Cagub ada dua nama yang masuk yaitu Wagub Jatim, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Ketua PP MUslimat, Khofifah Indar Parawansyah.
Wasekjen DPP Partai Nasdem,Willy Aditya menegaskan jika pada bulan September, Partai Nasdem akan membuat kejutan besar. Tapi kejutan besar seperti apa, dirinya menolak untuk menjlentrehkan. Yang pasti saat ini sudah dilakukan survey terhadap kandidat tersebut.
“Pada September, Insya Allah sudah clear untuk pilgub Jatim. Nasdem ingin bersama-sama dengan yang lain. Kami masih menyamakan frekuensi dan akan menyiapkan langkah besar bulan depan. Apa itu? Tunggu saja nanti,” ujarnya dengan merahasiakan apakah langkah besar yang dimaksud adalah deklarasi dukungan bacagub, Minggu (27/8).
Sementara itu, partainya yang memiliki 4 kursi DPRD Jatim saat ini sedang menjalin komunikasi intensif dengan tiga partai lain. Ini untuk mencari kesepahaman bersama terkait nama bacagub yang akan diusung di pilgub Jatim 2018.  Adapun total kekuatan empat parpol itu jika digabung adalah 22 kursi, lebih dari 20 kursi sebagai prasyarat mengusung bacagub.
“Kami sedang menyamakan frekuensi dengan tiga parpol, yakni Golkar 11 kursi, PPP 5 kursi dan Hanura 2 kursi. Kami belum bicara dengan kandidatnya. Ada dua nama yang jadi pembicaraan, yakni Khofifah dan Gus Ipul. Tapi sepertinya lebih banyak mengerucut ke Khofifah,” katanya yang didampingi Ketua DPP Partai Nasdem Hasan Aminuddin.
Dia juga memastikan bahwa Nasdem mempunyai kader internal ‘top priority’ yang ditawarkan ke koalisi sebagai bacawagub, yakni anggota DPR RI Hasan Aminuddin. “DPP mengapresiasi kerja-kerja kader selama ini. Kami serahkan kepada Ketua Umum Pak Surya Paloh,” jelas Sekretaris Tim Tujuh DPP Partai Nasdem yang mengurusi penjaringan kandidat pilkada ini.
Prinsipnya, lanjut dia, Nasdem di Jatim diharapkan lebih besar eksistensinya untuk perhelatan pilkada, termasuk pilgub Jatim. Ada dua level penelitian yang digunakan, yaitu kuantitatif untuk mengukur tingkat popularitas, akseptabilitas dan elektabilitas kandidat. Bulan depan, hasil survei akan keluar dan menjadi rujukan.
Sedangkan, penelitian kedua adalah kualitatif. Kandidat yang ingin didukung Nasdem harus mau mendukung Jokowi menjadi capres pada pilpres 2019 untuk periode kedua.
“Komitmennya harus mau mendukung Pak Jokowi dua periode sebagai capres 2019 dan kami juga akan mengusung calon yang tegak lurus dengan Pancasila. Ini karena Jatim adalah benteng Pancasila. Pak Jokowi adalah capres dari Partai Nasdem,” tuturnya.
Syarat mendukung Jokowi itu juga berlaku sama bagi kandidat yang maju di pilkada lainnya dan ingin didukung Nasdem. Seperti halnya Walikota Bandung Ridwan Kamil yang didukung maju pada pilgub Jawa Barat 2018.
Hasan Aminuddin menambahkan, kemungkinan besar deklarasi kandidat yang diusung Nasdem dan koalisinya akan memilih hari nasional 10 November sebagai Hari Pahlawan. Mantan Bupati Probolinggo dua periode ini berani memastikan bahwa Mensos Khofifah Indar Parawansa akan maju pilgub Jatim 2018.
Bahkan, suami Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari ini menegaskan 99 persen Khofifah akan maju. “Saya kalau ditunjuk partai untuk mendampingi Bu Khofifah sebagai wakilnya, saya siap menerima amanah itu. Tapi kalaupun tidak, saya akan back up penuh siapapun bacagub yang didukung Partai Nasdem,” pungkas Hasan.

FPMJT Dukung Gus Ipul
Puluhan Muslimat Nahdlatul Ulama yang tergabung dalam Forum Peduli Muslimat Jatim (FPMJT) memberikan dukungan terhadap wakil gubernur Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) untuk maju dalam pemilihan gubernur (Pilgub) Jatim mendatang. Sebaliknya kepada Ketua PP Muslimat, Khofifah Indar Parawansyah diminta untuk menemani Presiden Jokowi sebagai Cawapres dalam Pilpres 2019 nanti.
“Dengan ini kami memberikan dukungan sepenuhnya kepada Gus Ipul sebagai satu-satunya calon dari kader terbaik Nahdliyyin,” kata Robiatul Adawiyah, Koordinator FPJMT saat deklarasi dukungan di Surabaya, Sabtu, (26/8).
Selain itu, FPMJT juga berharap agar Khofifah Indar Parawansa mengurungkan niatnya untuk maju Pilgub Jatim 2018 dan fokus pada jabatannya sebagai Menteri Sosial.
“Kami berharap ibu Hj. Khofifah Indar Parawansa agar meneruskan baktinya pada jabatan yang saat ini. Bagaimanapun tugas tersebut juga membanggakan kami sebagai warga Nahdliyyin khususnya bagi Muslimat,” harapnya.
FPMJT juga akan mendoakan agar ketua umum Muslimat itu bisa menjadi calon wakil presiden (Cawapres) pada Pilpres 2019 mendatang. “Kami berdoa agar pada Pilpres mendatang , Ibu Khofifah bisa menjadi cawapres berdampingan dengan pak Jokowi,” tandas wanita yang juga wakil ketua Muslimat Bangkalan itu. [cty]

Tags: