Serap Aspirasi, DPRD Kabupaten Kediri Terapkan Prokes Ketat

Kab Kediri, Bhirawa
Bulan Desember 2020 ini Anggota DPRD Kabupaten Kediri melaksanakan kegiatan reses guna menyerap aspirasi rakyat di Daerah Pemilihannya masing-masing, hal ini sesuai amanat UU 23 / 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Dimana dalam UU tersebut mengamanatkan setiap Anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat melalui kegiatan reses pada setiap masa persidangan. Kegiatan reses Anggota DPRD Kabupaten Kediri pada Masa Persidangan I Tahun Sidang 2020/2021 ini kembali dilakukan melalui 2 (dua) bentuk kegiatan, yaitu dalam bentuk kegiatan pertemuan konstituen dan mengunjungi Daerah Pemilihan (Dapil).

Memperhatikan kondisi pandemi covid-19 masih terjadi di Kabupaten Kediri, DPRD menerapkan Prokes pencegahan Covid 19 yang cukup ketat, khusus untuk pelaksanaan kegiatan reses dalam bentuk pertemuan dengan konstituen dibatasi yaitu maksimal sebanyak 50 orang peserta setiap pertemuan dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan covid-19.

“Kegiatan reses merupakan amanah undang-undang yang harus dijalankan oleh setiap anggota dewan untuk menyerap aspirasi masyarakat. Kami bersyukur meskipun di Kabupaten Kediri masih dalam kondisi pandemi covid-19, namun kegiatan reses Masa Persidangan I Tahun Sidang 2020/2021 di akhir tahun ini berjalan dengan baik dan lancar,” kata Dodi Purwanto Ketua DPRD Kabupaten Kediri.

Lebih lanjut, karena semua Anggota DPRD Kabupaten Kediri reses benar-benar menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19 dalam setiap pelaksanaan kegiatan reses, yaitu selalu menggunakan masker dan menerapkan social distancing di setiap lokasi reses, serta menyediakan hand sanitizer ataupun cuci tangan sebelum memasuki tempat pertemuan reses, serta membatasi jumlah peserta reses maksimal 50 orang setiap pertemuannya,” terang .

Senada dengan Ketua DPRD, Pimpinan DPRD lainnya Drs. H. Sentot Djamaluddin, Drs. Sigit Sosiawan, SE dan Muhaimin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kediri menambahkan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan warga, baik itu berupa saran, masukan maupun pengaduan masyarakat yang disampaikan dalam kegiatan reses masa persidangan ini akan dituangkan ke dalam laporan kegiatan reses dan selanjutnya akan disampaikan ke Pemerintah Kabupaten Kediri untuk mendapatkan tindak lanjut dari Pemkab Kediri selaku pihak ekskutif.

“Selain itu aspirasi masyarakat yang terhimpun dalam kegiatan reses ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan perencanaan pembangunan, agar pelaksanaan pembangunan dapat tepat sasaran dan sesuai aspirasi dan kebutuhan masyarakat di daerah,” tandasnya. [van]

Tags: