Siapkan Lulusan Kompeten, Untag 45 Surabaya Lakukan Pendampingan Psikis

Salah satu peserta beprestasi hadir dalam wisuda Untag 45 Surabaya ke -122 yang digelar secara Daring dan Luring.

Gelar Wisuda ke-122 Secara Daring dan Luring
Surabaya, Bhirawa
Universitas 17 Agustus 1945 (Untag 45) Surabaya menggelar wisuda ke-122 secara daring dan luring, Sabtu (27/3). Sebanyak dari 599 wisudawan yang terdiri dari 422 wisudawan Strata-1 dari 16 program studi, 128 wisudawan Strata-2 dari enam program studi dan 49 wisudawan Strata-3 dari tiga program studi.
Rektor Untag 45 Surabaya, Dr Mulyanto Nugroho MM CMA CPA mengungkapkan, meskipun hampir setahun menjalani pembelajaran online, tapi hal ini tidak mengurangi kualitas wisudawan. Sebab, pembekalan untuk wisudawan sudah dilakukan sejak semester awal kuliah.
Hanya saja saat pandemi, pembekalan psikis dalam mencari pekerjaan di tengah pandemi semakin dimatangkan. Mulai dari pengenalan diri hingga cara menyiapkan lamaran pekerjaan dan kelengkapannya dengan baik.
“Dari Maba kami sudah mengenalkan potensi untuk pengembangan karir mahasiswa, semester tiga dan lima mulai match dengan pekerjaan. Dan jelang wisuda kami kenalkan tentang teknis, seperti pembuatan CV dan branding diri,” urainya.
Selain itu, pembekalan pada wisudawan diberikan secara Daring. Berbagai sesi dan pemateri didatangkan untuk memotivasi para mahasiswa dalam meningkatkan daya juangnya.
“Masa tunggu lulusan pastinya akan berbeda dengan sebelum Covid 19, karena semua sektor terdampak. Tapi karena kami sudah menyiapkan lulusan kami, tahun lalu masa tunggu lulusan selama pandemi paling lama dua bulan,” jelasnya.
Meskipun lulusan di wisuda secara Daring, Mulyanto berharap mereka tetap bisa memiliki cerminan karakter kampus merah putih yaitu memiliki jiwa patriotik.
“Saya selaku Rektor Untag 45 Surabaya mengucapkan terima kasih dan selamat kepada wisudawan wisudawati yang telah berjuang menyelesaikan studi ditengah pandemi. Dengan bangga saya ucapkan selamat, kepada mahasiswa yang ditengah pembelajaran online, tetap berhasil menorehkan prestasi akademik maupun non akademik, pada tingkat Sarjana, Magister dan Doktor,” ungkapnya.
Secara khusus, Mulyanto juga mengucapkan selamat pada para wisudawan berprestasi yang hadir secara Luring dalam wisuda ini. Yaitu Kadek Yaniza Ayu Tantri Devi lulusan terbaik tingkat sarjana, dengan IPK 3.89 dari Fakultas Teknik, Program Studi Teknik Industri. Zaenal Masqur lulusan terbaik Tingkat Magister dengan IPK 3.98 dari Fakultas Teknik, Program Studi Magister Teknik Sipil. Dan Budi Endarto lulusan terbaik Tingkat Doktor, dengan IPK 3.97 dari Program Studi Doktor Ilmu Hukum.
Sesuai dengan tema wisuda Untag 45 Surabaya ke-122, Karena Rindu Lebih Berat dari Pandemi, Mulyanto meminta para wisudawan agar dapat bertahan dan beradaptasi. Pasalnya, kondisi pandemi mengharuskan wisudawan mencari celah agar tetap berinovasi menghadapi tantangan kehidupan.

Bersyukur Wisuda Daring Berjalan Lancar
Sementara itu, terkait kebutuhan IT, Koordinator Tim IT wisuda Untag 45 Surabaya, Supangat MKom ITIL COBIT ketika ditemui di Graha Wiyata lantai 2 menyampaikan jika pihaknya telah melakukan persiapan yang matang. Diantaranya dengan menyiapkan audio visual, stage, tata lampu dan LED Screen dengan teknologi Sensor Ambient Light artinya akan secara otomatis mendeteksi perubahan pencahayaan dan secara otomatis menyesuaikan kecerahan layar untuk tampilan yang optimal. Hal itu untuk membuat setiap kegiatan wisuda memiliki suasana yang sama dengan wisuda offline.
“Kami Tim IT, sebelum Hari H Wisuda telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak yang bersangkutan, seperti open limit bandwidth dan memastikan jaringan dapat digunakan dengan lancar,” ujar Direktur Sistem Informasi ini.
Dosen Teknik Informatika yang saat ini melanjutkan studi S3 di UTHM Malaysia ini menambahkan, prosesi wisuda ke-122 Untag surabaya hari ini telah berjalan lancar sesuai harapan.
“Alhamdulillah, wisuda untuk kali kedua di masa pandemi ini berjalan lancar, baik yang mengikuti secara tatap muka di Graha Widya, atau secara Daring di rumah masing – masing melalui sambungan Zoom Meeting dan Youtube streaming. Semoga ilmunya barokah,” imbuh Supangat.
Dalam kesempatan itu, hadir Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi yang mengungkapkan, kebanggaannya bisa ikut hadir dalam wisuda Untag 45 Surabaya. Pasalnya, Eri merupakan lulusan Magister Teknik Untag 45 Surabaya.
“Saat masih di birokrasi Pemkot Surabaya saya juga melihat banyak lulusan Untag 45. Jadi lulusan Untag 45 Surabaya ini sama hebatnya dengan perguruan tinggi lain. Jika lulusan Untag 45 ada yang bisa jadi wali kota, maka lulusan Untag 45 lainnya bisa lebih hebat lagi,” tandasnya.
Supangat yakin lulusan Untag 45 orang hebat dan orang pilihan. Maka diwanti – wanti kepada alumnus Untag 45 Surabaya jika lulusan dan bisa menjadi seorang dengan posisi tinggi agar tidak melupakan orang – orang yang mengantarkan ke posisi itu, yaitu para guru dan dosen yang juga membekali ilmu. [ina]

Tags: