Siapkan Rusunawa Khusus Warga Kota Surabaya

Rusun RomokalisariPemkot Surabaya, Bhirawa
Rusun Romokali sari telah selesai dibangun serta dijadwalkan diresmikan Wali kota Tri Rismaharini Senin (21/9) sekaligus penyerahan kunci secara simbolis kepada warga yang akan menghuni Rusunawa tersebut.
Kepala Bidang PengelolaanBangunan dan Tanah Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah (DPBT) Kota Surabaya, Agus Suprio mengatakan, Rusunawa Romokalisari memiliki 10 blok yang dibangun bertahap. Untuk tahap I ada empat (4) blok, tahap II ada empat blok dan tahap III ada dua blok. Dari empat blok tersebut, secara bertahap akan dilakukan kepehunian.
“Untuk tahap awal ini kita lakukan kepehunian empat blok berjumlah 196 unit. Untuk blok lainnya segera menyusul. Senin nanti secara simbolis akan diberikan kunci kepada perwakilan kepala keluarga yang akan menempatinya,” tegas Agus Suprio kepada Bhirawa.
Dijelaskan Agus, warga yang menempati diutamakan para nelayan dan warga sekitar Romokalisari. Dan itu berdasarkan hasil seleksi terhadap warga yang sudah mendaftar huni ke DPBT sejak 2009 silam.
Mereka yang masuk sebagai penghuni tahap awal ini merupakan pendaftar pada 2009 dan 2010. Rinciannya berasal dari Kecamatan Tandes, Sukomanunggal, Benowo dan Kenjeran.
“Jadi antre nya sesuai urutan dan kita fokus pada nelayan sekitar Rusunawa,” kata Agus.
Secara fisik, Agus menyebut kamar di Rusunawa Romokalisari lebih mirip dengan flat dan juga lebih manusiawi. Ini karena sudah ada ruang tamu, tidur dan dapur plus kamar mandi tertutup. Ini berbeda dengan bangunan Rusun lainnya yang kebanyakan diplot terbuka sehingga kemudian dipetak sendiri oleh penghuninya.
Untuk infrastruktur yang ada, selain listrik, PDAM juga sedang proses untuk masuk.
“Rusunawa Romokalisari lebih nyaman ditinggali. Kami juga bekerja sama dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan agar sisa tanah yang ada dibuat taman dan taman bermain untuk anak-anak,’ ujarnya.
Status bangunan Rusunawa tersebut memang masih aset pemerintah pusat, tetapi Pemkot diberi hak untuk pengelolaan dan juga menarik iuran sewa. Biaya sewanya pun cukup terjangkau oleh warga.
Untuk hunian di lantai II, biaya sewanya 53 ribu rupiah per bulan, di lantai III biaya sewanya 48 ribu rupiah per bulan, di lantai IV biaya sewanya 43 ribu rupiah dan lantai V biaya sewanya 39 ribu rupiah.
Untuk lantai I tidak disewakan karena lebih difokuskan pada fasilitas umum. Tetapi ada dua unit untuk warga berkebutuhan khusus. Sesuai Perda, warga yang menghuni Rusunawa tersebut harus membayar tiga kali biaya bulanan sekaligus sebagai uang jaminan. [dre]

Tags: