Kabupaten Sidoarjo Jadi Pusat Pencegahan Kanker Serviks Jawa Timur

Sidoarjo, Bhirawa
Menindaklanjuti program BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) yang bekersama dengan Baznas (Badan Amil Zakat Nasional), yakni pencegahan penyakit kanker serviks. BKKBN Jatim dan Baznas Jatim mulai melakukan pemeriksaan yang dipusatkan di Klinik Rumah Sehat Baznas Sidoarjo.

Menurut Kepala Klinik Rumah Sehat Baznas Sidoarjo dr. Iqbal Faizin menjelas kalau hari ini, tanggal 21 April 2021 telah dimulai pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat), yaitu deteksi dini pencegahan kanker serviks. Secara nasional jumlahnya sekitar 5.000 pasien terbagi dalam enam Provinsi. “Dan kami langsung akan melakukan deteksi dini, kali ini kuota kami ada sekitar 350 pasien,” jelas Iqbal Faizin usai Launching dimulainya pemerikasaan IVA bersama BKKBN Jawa Timur, pada (21/4) kemarin.

Ia katakan, program ini dilakukan karena tingkat penderita kanker mulut rahim itu semakin tinggi. Sehingga perlu pencegahan dengan cara deteksi dini. Diharapkan dengan deteksi dini ini penanganan lebih cepat, terapinya juga lebih cepat. “Kemudian tingkat kesembuhan juga meningkat, salah satunya adalah dengan cara pemeriksaan iva,” jelasnya.

Sementara itu, Kordinator Bidang Layanan KB dari BKKBN Jatim Lukito Ajeng, S.St mengatakan kalau program seperti ini sangat perlu sekali bagi masyarakat. Karena membangun kesadaran masyarakat untuk deteksi dini tentang penyakit kanker mulut rahim harus terus dipahamkan. “Jika mereka sudah paham, tentunya jumlah pasienya tentunya akan terus menurun,” tegasnya.

Iqbal juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga protokol kesehatan secara ketat. Walaupun sebagian masyarakat sudah divaksin, namun harus tetap melakukan protokol kesehatan secara ketat. “Paling tidak harus sering cuci tangah, memakai masker dan menjaga jarak. Kejadian di India jangan sampai terjadi di Indonesia,” tambahnya. [ach]

Tags: