Simatahati Permudah Jenguk Tahanan Tanpa Takut Pandemi Covid-19

Rapid test rutin untuk tahanan pada Dittahti Polda Jatim, Selasa (19/1).

Polda Jatim, Bhirawa
Polda Jatim terus berkomitmen dalam peningkatan pelayanan bagi masyarakat. Pelayanan maksimal ini diperuntukkan bagi tahanan maupun keluarga tahanan yang ada di Rumah Tahanan (Rutan) Mapolda Jatim. Di masa pandemi Covid-19, keluarga tahanan masih bisa menjenguk di Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dittahti) Polda Jatim. Bukan melalui tatap muka secara langsung, melainkan menggunakan aplikasi Simatahati (Sistem Manajemen Tahanan dan Barang Bukti).

“Simatahati ini inovasi Dittahti Polda Jatim dalam mengantisipasi Covid-19. Jadi tidak ada lagi kunjungan (jenguk) tahanan secara langsung, melainkan melalui aplikasi Simatahati,” Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Selasa (19/1).

Melalui Simatahati, sambung Gatot, tahanan dan penjenguk berkomunikasi melalui handphone yang disiapkan Dittahti. Sehingga tidak ada komunikasi tatap muka, melainkan secara virtual. Dari 239 orang (tahanan) tidak ada tahanan yang menggunakan handphone, selain yang disiapkan Tahti untuk komunikasi Simatahati. “Aplikasi Simatahati ini memang khusus bagi keluarga tahanan. Jadi prosesnya hanya melalui scan barcode, bukan download aplikasi,” jelasnya.

Gatot menambahkan, perwakilan keluarga tahanan bisa menscan barcode Simatahati. Petugas Tahti siap melayani pendaftaran. Jika keluarga tidak punya ponsel dan email, bisa didaftarkan oleh anggota. Nanti dapat barcode untuk jadwal dan nomor antrian jenguk tahanan.

Antisipasi pandemi ini dilakukan juga dengan rapid test seminggu sekali terhadap tahanan. Diakui Gatot, upaya ini dilakukan petugas Tahti dengan menggunakan APD lengkap. Sehingga pencegahan terhadap pandemi Covid-19 ini dilakukan tidak hanya dari luar, melainkan dari dalam juga.

Masih kata Gatot, inovasi lain dalam mecegah pandemi yakni sistem delivery. Nantinya keluarga tahanan masih bisa mengirimkan makanan dari rumah. Tapi sistemnya delivery, tidak bisa ketemu langsung untuk menghindari penyebaran Covid-19 yang ada di tahanan Polda Jatim. “Keluarga tahanan bisa mengirimkan makanan dengan sistem delivery. Baik dari Tahi Polda Jatim maupun keluarga tahanan, bersama-sama dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

Seperti diketahui, aplikasi Simatahati Polda Jatim ini digunakan mulai 1 Januari 2020. Simatahati ini hanya bisa diakses dan dioperasikan oleh petugas, baik di Polda hingga Polsek. Dan aplikasi Simatahati ini hanya dikhususkan bagi keluarga tahanan.[bed]

Tags: