Simpatisan Partai Curi Laptop Staf Fraksi PDIP Jatim

3-Anggota Crime Hunter Sat Reskrim Polsek Bubutan memamerkan barang bukti kejahatan tersangka Sudirman dan Jamal, Selasa (2,12). AbednegoSurabaya, Bhirawa
Gedung DPRD Jawa Timur kemasukan maling. Adapun sasaran aksi pencurian ini dilakukan di ruang Fraksi PDIP. Dengan tersangka Sudirman (43) warga Jl Simogunung Barat Tol Surabaya, yang merupakan simpatisan partai PDIP.
Melihat laptop miliknya hilang, korban Indarso Novi Suwita (39) warga Komplek Merpati Sidoarjo, yang juga staf fraksi PDIP Jatim ini, melaporkan kejadian ini ke Polsek Bubutan. Dilanjutkan dengan penyelidikan yang dilakukan Unit Reskrim Polsek Bubutan.
Saat diintrogasi petugas, Sudirman mengaku nekad mencuri laptop di gedung wakil rakyat, setelah melihat suasana ruangan Fraksi PDIP sepi. Pria yang juga simpatisan PDIP ini, sehari-hartinya berada di  ruang fraksi, sehingga mempunyai kesempatan untul mencuri laptop dengan cara memasukan ke dalam kaus yang dikenakannya.
Usai mendapati laptop dan memasukannya kedalam kaus, Sudirman kemudian bergegas keluar ruangan. Sayangnya, bapak dua anak ini tidak menyadari aksi pencurian dengan membawa kabur laptop, ternyata di terekam kamera CCTV yang berada di ruang fraksi dan gedung DPRD.
“Setelah melihat dan mempelajari ciri-ciri pelaku dari rekaman CCTV ruangan, kami melakukan penyelidikan atas kasus ini. Diketahui, tersangka memang sering berada di gedung DPRD fraksi PDIP,” terang Kanit Reskrim Polsek Bubutan AKP Abdul Gafar, Selasa (2/12).
Lanjut Gafar, begitu tahu ciri-ciri tersangka, petugas melakukan penyanggongan di Gedung DPRD Jatim. Hasilnya, Sudirman muncul kembali ke DPRD Jatim yang berlokasi di Jl Indrapura Surabaya. Dia pun ditangkap dan dibawa ke Polsek Bubutan guna menjalani pemeriksaan.
“Saat diintrogasi, awalnya tersangka ngotot tidak melakukan pencurian itu. Tapi, setelah ditunjukkan bukti rekaman CCTV ruangan, tersangka pun tidak bisa mengelak,” kata Kanit Reskrim.
Masih kata Gafar,usai dilakukan pengembangan, ternyata tersangka Sudirman menjual laptop curiannya di salah satu pusat perbelanjaan di Surabaya yang terkenal dengan stand IT nya. Ternyata laptop itu dijual kepada Jamal (40), warga Kapas Madya Surabaya. Oleh Jamal, laptop curian ditukar dengan uang Rp 300.000 dan sebuah HP merek Nokia.
Tak banyak kata, petugas pun menangkap Jamal karena menjadi penadah laptop curian. Kini Sudirman dan Jamal harus menempati sel tahanan Polsek Bubutan. “Keduanya kami tetapkan sebagai tersangka atas kasus pencurian laptop,” jelas Gafar.
Ditambahkan Gafar, Sudirman bisa bebas keluar masuk ruang Fraksi PDIP DPRD Jatim, karena dirinya merupakan sipantisan PDIP dan sering berada di gedung wakil rakyat Jatim. “Tersangka Sudriman mempunyai akses keluar masuk gedung DPRD fraksi PDIP dengan bebas,” tegas Gafar.
Selain menangkap Sudirman dan Jamal, petugas tidak cuma mengamankan laptop curian. Petugas juga menyita uang Rp 300.000, satu HP Nokia dan kaus serta celana milik Sudirman yang dikenakan ketika beraksi.
Saat ditanya, tersangka Sudirman mengaku melakukan pencurian karena membutuhkan biaya hidup keluarganya. Apalagi, pekerjaan Sudiarman tidak menentu. “Saya butuh uang, jadi saat ruang sepi dan ada laptop, langsung saya ambil,” aku Sudirman.
Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka yakni Sudirman dan Jamal dijerat dengan Pasal 363, tentang pencurian dengan pemberatan. Adapun ancaman pidana penjara maksimal 7 tahun. [bed]

Keterangan Foto : Anggota-Crime-Hunter-Sat-Reskrim-Polsek-Bubutan-memamerkan-barang-bukti-kejahatan-tersangka-Sudirman-dan-Jamal-Selasa-212.-[Abednego/bhirawa].

Tags: