Situbondo Jadi Perhatian Peneliti Jepang Menjelang Pemilu

Situbondo, Bhirawa
Suhu politik yang kerap memanas di tapal kuda, salah satunya di Kabupaten Situbondo, rupanya menjadi perhatian khusus warga asing. Ambil contoh beberapa waktu lalu, dua peneliti asing asal Jepang melakukan penelitian politik di Kabupaten Situbondo,
Tak hanya di Situbondo, dua peneliti asal Jepang tersebut juga melakukan penelitian politik di Banyuwangi dan Bondowoso. Fokus penelitian sejumlah Partai politik berbasis Islam dan partai Nasionalis.
Peneliti Asing itu bernama Prof Dr Ken Miichi, dari Associate Professor Faculty Of Policy Studies Iwate Prefectural University,  selama di Situbondo, tidak sendirian melainkan ditemani istrinya Dr Yuka.
Selama melakukan penelitian di Situbondo, Ken Miichi dan istrinya Yuka menemui sejumlah tokoh partai politik, diantaranya Ketua DPC PPP Situbondo, Ahmad Muhyidin Khotib, Ketua DPC PKNU Ra Malung, Mantan Ketua DPC PKB Syaiful Bahri, serta Sekjen PDI Perjuangan, Narwiyoto.
Menurut Ken Miichi, saat ini dirinya sedang fokus meneliti konstalasi politik menjelang Pemilu di tapal Kuda. Ken mengaku tertarik melakukan penelitian terutama politik warga nahdiyin, karena kerapkali mengalami pasang surut selama Pemilihan Umum.
Ken Miichi yang sudah¬† fasih berbaha Indonesia ini, mengaku sudah sangat mengenal kultur politik di Indonesia. “Sebelumnya, saya juga melakukan penelitian pergerakan politik anak-anak muda NU, sebagai disertasi program doktor,” akunya.
Selain melakukan penelitian politik, Ken Miichi juga menyempatkan diri berkunjung ke Pondok Pesantren Sukorejo, Kec banyuputihKab Situbondo. Ken mengaku penasaran dengan nama besar Pesantren Sukorejo, karena menjadi saksi sejarah kembalinya NU ke khittah 27 maupun penerimaan asas tunggal Pancasila.
Ken Miichi mengaku sudah mendengar nama besar Kiai As’ad, sebagai salah satu mediator berdirinya Ormas NU, maupun salah satu pelopor penerimaan asas tunggal Pancasila sebagai ideologi NKRI. [awi]

Tags: