SMAN 3 Sidoarjo Dampingi Peserta Didik Eligible SNMPTN 2021

Joko Kurniawan ketika memberikan materi kepada orang tua dan siswa SMAN 3 Sidoarjo. [achmad suprayogi]

Sidoarjo, Bhirawa
Agar tak salah memilih jurusan masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN). SMAN 3 Sidoarjo menghadirkan orang tua, khususnya siswa kelas XII untuk diberikan pendampingan terhadap peserta didik atau siswa Eligible SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) 2021.
Menurut Kepala SMAN 3 Sidoarjo, Dr Ristiwi Peni MPd, kegiatan yang bertemakan Pilihanku Hari Ini Menentukan Masa Depanku, sebagai bentuk semangat jangan sebaliknya menjadi kendor. Karena pada SNMPTN 2020 tahun lalu, SMAN 3 Sidoarjo menempati urutan kedua di Jatim, siswanya berhasil masuk di PTN, yang tersebar di kota – kota Besar di Indonesia, diantaranya Universitas Airlangga (Unair) Surabaya hingga UI (Universitas Indonesia) Jakarta.
“Tahun 2021 ini tantangan bagi SMAN 3, bagaimana bisa naik peringkat pertama, minimal mempertahankan. Maka hari ini kami mendatangkan orang tua sama siswa Eligible, yaitu siswa yang memenuhi syarat di jalur SNMPTN melalui PDSS (Pengisisan Data Sekolah dan Siswa) dan memenuhi kriteria syarat prestasi rapor semester I sampai V, kemudian dilakukan pemeringkatan. Dari 422 siswa kelas XII jurusan IPA, IPS maupun Bahasa, telah terseleksi 171 siswa,” tutur Peni.
Sehingga tiket undangan diharapan betul – betul bisa dimanfaatkan peserta didik untuk memilih PTN dan Prodi sesuai dengan bakat minatnya. ”Pada forum pemantapan ini, parenting anak dan orang tua, serta pihak sekolah bisa mengarahkan siswanya memilih yang tepat. Sesuaikan dengan bakat dan minatnya, jangan asal pilih, jangan ikut – ikutan teman. Sehingga, setelah lulus bisa terwujud dengan apa yang diharapkan sejak awal,” tegas Peni.
Melihat kondisi yang masih pandemi, maka agar tak terjadi kerumunan dalam pelaksanannya dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama siswa kelas XII MIPA 1 hngga MIPA 6, dan sesi keduanya kelas XII MIPA 7 – MIPA 9, IPS 1 dan IPS 2, serta Bahasa.
“Kami juga menghadirkan narasumber yang mumpuni di bidangnya, yaitu Joko Kurniawan AMd Gz SPsi MM Direktur PT Kemilau Cahaya Inspirasi, yang digelar pada (4/2),” tandas Peni.
Joko Kurniawan memberikan gambaran kepada orang tua dan anak yang harus sinkroni. Orang tua jangan memaksakan anaknya dengan apa yang diinginkan. Begitu juga siswa jangan terpancing dengan nama besar perguruan tingginya.
“Yang penting pililah minat, bakat dan kemampuan. Jika hanya mengejar gengsi akan berakibat setelah lulus nantinya, menjadi bingung mau kemana, mau jadi apa tidak jelas,” urai Joko, pada Sabtu (7/2) lalu.
Maka perlu adanya sinkronisasi pilihan antara orang tua dan anak, memandang jauh kedepan mau kemana jika lulus nanti. ”Minat menjadi kunci utama, bakat dikuatkan setelah itu jalurnya ditempuh, terakhir tentunya berdoa,” jelas Joko. [ach]

Tags: